Selasa, 02 Sep 2014 - 20.55 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

KPK Mulai Penyidikan Korupsi Dermaga Sabang

Rabu, 21 Agu 2013 - 14.21 WIB

KPK2

Gedung KPK. (Ist)

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menggerakan roda penyidikan perkara kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan dermaga di Sabang, Provinsi Aceh setelah Selasa (20/8/2013) kemarin resmi mengumumkan Heru Sulaksono (Kepala PT Nindya Karya) dan Ramadhan Ismy (Deputi Teknik Pengembangan dan Tata Ruang BPKS) sebagai tersangka. Hal tersebut ditandai dari dimulainya pemberkasan penyidikan dengan menghadirkan saksi.

Saksi yang dipanggil untuk diperiksa yakni Karyawan BUMN, PT Nindya Karya (persero), Sabir Said. Sabir diperiksa untuk melengkapi berkas Heru dan Ramadhan.

"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RI dan HS," ucap Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi.

KPK dalam perkara ini baru menjerat Heru Sulaksono (Kepala PT Nindya Karya) dan Ramadhan Ismy (Deputi Teknik Pengembangan dan Tata Ruang BPKS).

RI adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas sabang pada BPKS, sedangkan HS merupakan Kepala PT NK Cabang Sumatera Utara dan Nanggro Aceh Darusalam (sekarang, Provinsi Aceh) merangkap kuasa Nindya Sejati Joint Operation.

Keduanya diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang untuk memperkaya diri sendiri, atau orang lain, atau suatu korporasi terkait pembangunan dermaga bongkar di Sabang. Akibatnya, negara diduga mengalami kerugian sekitar Rp 249 miliar.

Atas perbuatannya, RI dan HS disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Keduanya pun saat ini sudah dicegah KPK. Selain itu, KPK juga mencegah Teuku Syaiful (mantan Kepala BPKS) dan Muhammad Taufik (swasta), untuk tidak bepergian ke luar negeri.

Upaya itu dilakukan agar sewaktu-waktu keterangannya diperlukan penyidik, mereka tidak sedang di luar negeri untuk kurun waktu enam bulan yang dimulai sejak 25 Juli 2013 lalu.

 

Oleh: Rangga Tranggana - Editor: Masruroh

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING