Sabtu, 26 Jul 2014 - 08.02 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

Kader Nyaleg Lewat Partai Lain Dibiarkan, PDS Protes Dewan

Rabu, 12 Jun 2013 - 18.50 WIB

12logo partai pds

Logo Partai PDS (ist)

Surabaya - Belum mundurnya kader PDS yang duduk di DPRD Surabaya dan maju pencalegan melalui partai lain, dipersoalkan pengurus DPC Partai Damai Sejahtera (PDS) Kota Surabaya.

Sebab, dua kader itu, Rio Pattisilano dan Frederik Lumoindong, yang sudah masuk Daftar Calon Sementara (DCS) melalui DPC Partai Gerindra Surabaya, masih menikmati fasilitas di DPRD Surabaya. Padahal, secara etika, kedua kader itu sudah menyatakan diri menjadi kader Gerindra melalui DCS yang ada.

Rabu (12/6/2013), pengurus DPC PDS Surabaya dan mantan ketuanya, Tony Tamatompol, memprotes hal tersebut ke Ketua DPRD Surabaya Mochammad Machmud. Mereka mendapat keterangan, jika dua mantan kadernya itu belum memasukan surat pernyataan mundur dari PDS. Informasinya, Tony sendiri sempat menjadi caleg Partai Hanura, namun dicoret. Status Tony itu sebetulnya sama saja dengan Rio dan Lumoindong.

Hanya saja, ada surat pernyataan mundur dari keduanya untuk Fraksi PDS dan Fraksi PDS sudah mengeluarkan surat itu tertanggal 6 April 2013. Namun keduanya menyatakan dalam formulir BB5 sebagai persyaratan pendaftaran caleg di KPU Surabaya. Di KPU Surabaya, keduanya sudah menyatakan mundur dari PDS namun belum memiliki surat keputusan dari Gubernur Jatim. Sementara KPU menegaskan, jika sampai 1 Agustus 2013 kedua orang itu tak bisa menyertakannya, maka KPU akan mencoret nama mereka dari daftar caleg Gerindra.

“Seharusnya kalau sudah jadi caleg melalui partai lain dan sudah melengkapi formulir BB5, seharusnya mereka mundur dari PDS. Sampai saat ini, kami belum menerima surat pernyataan mundur tersebut. Keduanya sama saja masih sebagai kader PDS,” tukas Tony didampingi beberapa pengurus lainnya.

Tony juga menjelaskan, berdasar Peraturan KPU 7/2013 pasal 19 telah jelas diatur bahwa jika seorang anggota DPRD yang masih aktif ingin mendaftarkan diri menjadi caleg dari partai lain, harus menyerahkan surat keterangan pengunduran diri dari partai sebelumnya, yang kemudian dikuatkan dalam form KPU BB5 yang mewajibkan untuk melampirkan surat keterangan pengunduran dirinya sebagai anggota dewan yang ditanda tangani oleh ketua dewan. “Ini semua belum dilakukan,” tambah Tony.

Sementara Machmud menegaskan, sejak dirinya menjadi ketua DPRD, memang belum ada surat pengunduran diri yang diajukan Rio dan Lumoindong. “Kita memang didatangi pengurus PDS yang memertanyakan surat pengunduran diri tersebut. Tapi saya belum pernah menerimanya. Saat itu yang disodorkan hanya surat pernyataan mundur dari keduanya dan fraksinya saja. Saya katakan, semua harus lengkap, baik dari DPP, DPD dan DPC PDS atas pengunduran diri tersebut. Jika lengkap, barulah dewan bisa memprosesnya sesuai mekanisme yang ada, tentunya dibawa ke Banmus dulu,” ujar Machmud. (windhi)

oleh:Windhi A-editor:YL.antamaputra

 

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING