all_header_1
Kamis, 24 Apr 2014 - 23.08 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

Pasal Kumpul Kebo Bakal Jaring Banyak Bule

Rabu, 10 Apr 2013 - 14.35 WIB

Law 16x9 9

Jakarta - Anggota Komisi III F.PPP DPR RI, Achmad Dimyati Natakusuma meminta agar pasal Kumpul Kebo itu untuk disempurnakan kembali. Pasalnya, dalam pasal tersebut, rawan terjadi fitnah. Sebab, bisa saja masyarakat yang merasa tidak senang dengan orang yang tinggal di tempat itu diadukan tanpa bukti yang pasti.  

Untuk itu kata Wakil Ketua Baleg DPR RI Dimyati mengharapkan agar dalam pasal tersebut, yang berhak melaporkan adalah pemilik rumah atau pemilik kost-kostan.  

"Yang mengadukan pemilik kost-kostan, atau pemilik rumah, atau orng tua, kalau masyarakat itu bahaya, bisa jadi profokator. Inikan, terkait masalah orang dewasa yang tinggal satu rumah," kata Dimyati di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/04/2013).  

Sementara itu, Anggota Komisi III Andi Hamzah menegaskan jika dirinya sebenarnya merasa khawatir dengan adanya pasla 485 dalam draf Kitab Undang Undang Hukum Pidana yang mengatur soal kumpul kebo.  

Politisi Demokrat ini menjelaskan, sempat menentang soal adanya pasal delik pengaduan soal kumpul kebo tersebut hal tersebut jelas dapat menimbulkan fitnah.  

"Kalau kumpul kebo saya yakni seorang bujang sama lain jenis makukan hubungan sex kemudian dihukum 5 tahun penjara, dirinya khawatir banyak orang asing di negeri ini yang akan dipidanakan," kata Andi di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/04/2013).  

Lebih jauh dia merasa khawatir ini banyak orang bule yang kena, apalagi itu delik aduan.  

Oleh: Luki Junizar - Editor: Vivi Irmawati

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING