Jumat, 19 Des 2014 - 11.31 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

Gelora BLA Diresmikan Akhir April

Selasa, 09 Apr 2013 - 21.01 WIB

Ilustrasi bola19

Bandung - Gelora Bandung Lautan Api (BLA) dijadwalkan "soft launching" pada akhir April 2014 sekaligus pencanangan nama stadion termegah di Jawa Barat itu.

"Rencananya soft launching dulu pada 29 April 2013. Sayangnya di tempat itu belum bisa digelar pertandingan internasional karena rumputnya masih dalam kondisi pemeliharaan," kata Wali Kota Bandung H Dada Rosada saat meninjau Gelora BLA di Gedebage Bandung, Selasa (9/4).

Dada Rosada yang akan mengakhiri masa jabatan Wali Kota Bandung periode keduanya akhir 2013 itu menyempatkan meninjau kondisi terakhir stadion berkapasitas 38 ribu penonton itu.

Pembangunan Gelora BLA telah mencapai 90 persen. Pembangunan tahap pertamanya rampung akhir Maret 2013 kemudian dilanjutkan pada pembangunan tahap kedua yang merupakan tahap akhir.

Gelora Bandung Lautan Api yang namanya resmi ditetapkan akhir Maret 2013 oleh DPRD Kota Bandung itu dibangun pada lahan 24,5 hektar yang berlokasi di kawasan Gedebage Kota Bandung.

Stadion yang dibangun dengan biaya senilai Rp545 miliar itu rencananya akan menjadi kandang bagi Persib Bandung dan menjadi ajang pembukaan PON XIX/2016, dimana Jabar akan menjadi tuan rumah.

"Stadion ini segera rampung, jelas ini sebuah sejarah bagi Kota Bandung dan Jawa Barat membangun stadion yang refresentatif. Ke depan kawasan ini akan menjadi kompleks olahraga," kata Dada.

Total pembangunan stadion itu menggunakan dana patungan yakni dari Pemprov Jabar senilai Rp285 miliar dan Pemkot Bandung Rp260 miliar.

Terkait rencana menggelar pertandingan melawan klub internasional, menurut Dada, belum bisa dilakukan dalam waktu dekat ini karena rumput stadion masih membutuhkan perawatan selama enam bulan ke depan.

"Kehadiran stadion ini diharapkan memacu semangat bertanding atlet untuk berprestasi, khususnya Persib agar bisa menjadi juara," kata Dada.

Sementara itu nama Gelora Bandung Lautan Api sendiri diambil dari hasil kajian pakar sejarah dan juga melibatkan masyarakat yang memberikan pilihan nama melalui polling pesan singkat. (ant)

Editor: Reky Kalumata

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING