Senin, 22 Des 2014 - 18.57 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

KontraS Beberkan Kronologi Penyerangan LP Cebongan

Senin, 25 Mar 2013 - 00.21 WIB

24 Crime 16x9 3

Jakarta - Lapas Cebongan, Sleman, DIY, diserang gerombolan bercadar Sabtu dini hari (23/3/2013). Penyerangan yang disertai penembakan itu memakan empat nyawa penghuni Lapas. Mereka yang tewas ditembak yakni Dicky Sahetapy, Dedi, Aldi, dan Johan. Diketahui keempat tahanan tersebut baru dipindahkan oleh Polda DIY karena penganiayaan yang menewaskan seorang anggota Kopassus, Sertu Santoso (31) di Hugo's Cafe Kota Yogyakarta.

Bagaimana aksi koboy itu berlangsung? Ketua Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Haris Azhar mengatakan penyerangan diperkirakan terjadi sekitar pukul 00.30 WIB, Sabtu dini hari. Kejadian itu diduga berawal saat LP menerima kiriman 11 orang tahanan dari Polda Yogyakarta pada Jumat, 22 Maret 2013. Empat diantara 11 tahanan yang dipindahkan merupakan tersangka kasus pembunuhan anggota Kopassus di Hugos Cafe.

"Saat itu juga Kepala LP Sukamto menelpon ke Polda mempertanyakan alasan pengiriman empat orang itu. Hal ini didasari firasat buruk seperti peristiwa OKU berulang. Lalu dijawab Polda, bahwa mereka akan memback up pengamanan LP," ucap Haris di kantor Imparsial, Jakarta, Minggu (24/3/2013).

Haris menjelaskan hal tersebut berdasarkan hasil kunjungan pihaknya ke Lembaga Pemasyarakat (LP) Cebongan, Sleman, paska terjadinya kasus penyerangan dan penembakan. Laporan tersebut disusun berdasarkan wawancara dengan pihak-pihak yang mengetahui kejadian yang juga membuat 8 orang petugas LP luka-luka dan pengamatan lapangan pada Sabtu 23 Maret 2013.

Berbekal jaminan tersebut, kata Haris, Kalapas berprasangka baik atas jawab Polda itu. Apalagi, Polda akan menerjunkan personel Polisi maupun intel Polda DIY. Polda sendiri sebelumnnya tidak pernah menitipkan tahanan ke LP. Sebab, Polda memiliki tahanan sendiri. Biasanya, hanya pihak Kejaksaan yang menitipkan tahanan di Lapas tersebut.

Pada saat kejadian, kondisi LP hanya dijaga sekitar 8 orang, dua diantaranya di meja piket. Kemudian sekitar pukul 00.30, Sabtu dini datanglah seseorang ke pintu gerbang LP. Orang tersebut lalu menunjukkan surat dari Polda dan mengatakan ingin koordinasi tentang tahanan yang tadi pagi dititipkan ke LP. Mendapati hal itu, penjaga piket itu langsung memanggil kepala keamanan untuk berkoordinasi membuka pintu LP.

Nahasnya, ternyata setelah dibuka gerombolan orang yang diperkirangan sekitar 17 orang itu masuk ke LP secara paksa. Dari keterangan yang dihimpun, kata Haris, geremobolan itu datang dengan mengenakan pakaian bebas dan bercelana jeans. Dengan muka ditutup, mereka datang dengan membawa senjata laras panjang.

Kepada petugas LP, mereka memaksa agar ditunjukan sel tahanan yang baru dititipkan ke Polda Jumat pagi. Aksi tersebut disertai penodongan senjata. Bahkan gerombolan ini mengancam dengan granat, saat beberapa petugas yang ditanyai mengaku tidak tahu sel tahanan Polda itu.

"Akhirnya diantara petugas ada yang mengaku mengetahui dan menunjukkan selnya. Letaknya di sel 5A. Kuncinya diambil paksa dan dipaksa mengantar," jelas Haris.

Didalam sel 5A terdapat 35 orang tahanan. Saat tiba disel itu para tahanan ditanya siapa-siapa saja pelaku pembunuhan di Hugos Cafe. Empat pelaku pembunuhan itu memisahkan diri setelah sebelumnnya situasi dalam sel tersebut diselimuti kegaduhan dan kepanikan. Melihat empat tahanan yang memisahkan diri itu, seorang dari gerombolan itu kemudian menembakinya dihadapan penghuni lainnya.

Paska kejadian itu, petugas LP dipaksa gerombolan lainnya untuk menunjukkan ruang kontrol CCTV. Petugas LP yang dipaksa itu mengaku tak tahu ruang kontrol CCTV. Menurut petugas itu, ruang kontrol CCTV itu hanya diketahui oleh Kalapas. Namun, gerombolan itu akhirnya dapat menemukan ruangan kontrol CCTV tersebut. Mereka pun lantas mendobrak ruang Kalapas dan merusak kontrol CCTV. Bahkan mereka mengambil rekaman CCTV tersebut.

Hebatnya, aksi sporadis itu hanya berjalan sekitar 15 menit. Menurut Haris, dari gerombolan tersebut ada salah satu yang bertugas sebagai time keeper (penjaga waktu). "Saksi mengatakan bahwa ada salah satu yang berulang-ulang melihat jam tangannya," ujar Haris.

KontraS, kata Haris, juga mendapat keterangan tambahan paska aksi tersebut berakhir. Menurut informasi yang dihimpunnya, para pelaku melompat pagar LP paska melakukan aksinya. Mereka melompat pagar lantaran malam itu pagar LP terkunci.

Dari kesaksian warga sekitar, sambung Haris, suara tembakan itu terdengar hingga keluar LP. Warga pun melihat ada 3 truck berada dekat LP. Haris mensinyalir jika pelaku penyerangan lebih dari 17 orang. Sebab, Estimasi 17 orang hanya teridentifikasi dari korban yang menyaksikan kejadian itu.

Haris pun menjelaskan jika kondisi geografis LP berada di daerah yang agak sepi dari lingkungan penduduk. Bahkan tidak terlihat lampu jalan yang menerangi dimalam hari. Sementara disebelah kanan LP hanya ada tanah kosong rumah besar. Sedangkan hanya ada tanah kosong dan kebun disevelah kiri dihalaman LP.

Menurut Haris, ada beberapa hal yang bisa didalami aparat dari rangkaian fakta diatas. Salah satunya mengenai kebijakan aneh Polisi dengan mengirimkan tersangka ke LP hanya dalam waktu 3 hari paska kejadian, padahal tindakan ini tidak lazim dilakukan Polisi. Polisi pun tidak memback up keamanan LP. Hal tersebut terbukti saat penyerangan terjadi tidak ada satupun petugas Kepolisian yang berjaga di sekitar LP.

Polda DIY, tegas Haris, harus diperiksa. Meskipun terlepas apakah Polda DIY sudah mengetahui bahwa akan ada rencana eksekusi terhadap empat tahanan tersebut. "Polda DIY perlu diperiksa," ketusnya. oleh:Rangga T-editor:YL.antamaputra

Komentar

overseaszone

05 Apr 2013 - 15:42 (2 years ago)

Sekolah pilot dengan biaya yang sangat terjangkau dengan kualitas terbaik di Denton ( TEXAS, USA.

Dengan durasi singkat hanya 6 bulan, Pesawat latihan terbaik di kelasnya dengan jumlah 50 pesawat.

mendapat PPL+PPL+MeIR+274 jam terbang.

Kelebihan:
> Student dapat menyelesaikan pelatihan pilot sesuai jadwal dan biaya sekolah
> Biaya sekolah yang terjangkau, namun kualitas yang di dapat sangat bagus
> Lulusan yang bekerja melebihi 98%
> Biaya akomodasi yang terjangkau
> Fasilitas akomodasi yang lengkap
> Semua aircrafts dalam kondisi baik dan siap terbang

Kenapa Studi Pilot??
> Banyak Diminati Saat Ini
> Karir Cemerlang dimasa Mendatang
> Kebutuhan tenaga Pilot setiap tahun 500-600, sedangkan pilot yang tersedia per tahun hanya 150
> Terdapat 52 AIRLINES + CARGO, dan 34 Bandara di Indonesia
> Gaji yang menggiurkan (Gaji antara 40 Jt – 80 jt / bulan)
> Profesi High Class di Dunia Termasuk Asia
> Bisa Keliling Dunia
> Bisa berkarir di Luar Negeri

More Info: WhatsApp: 081385000810 / pin Bb: 320A8A5B.

www.overseaszone.com

NB: Selain info flying school diatas, kami memiliki banyak informasi sekolah pilot lainnya.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING