Minggu, 26 Okt 2014 - 02.39 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

Pengabungan Parpol Sama Dengan Fusi Parpol era Orba

Jumat, 15 Mar 2013 - 17.58 WIB

15 2photomain bendera parpo

Bendera-Bendera Parpol di jalanan kota Surabaya (Centroone/Suryanto)

Jakarta - Penggabungan atau Merger yang dilakukan partai politik saat ini hampir memiliki kesamaan dengan fusi partai politik yang dilakukan pada masa Orde Baru. Pasalnya, penyederhanaan parpol tersebut tidak disebabkan karena kesadaran masing-masing parpol.

Hal tersebut diungkapkan oleh pengamat pemilu sinergi masyarakat (Sigma) Said Salahuddin di Kantor Bawaslu, Jakarta, Jumat (15/03/2013). "Kalau fusi itu dipaksakan oleh pemerintahan orde baru pada waktu itu, saat ini penyederhanaan parpol itu dipaksakan oleh pembuat undang-undang," ujarnya.

Said mengatakan pembuat undang-undang dalam hal ini adalah DPR, sengaja merancang undang-undang yang mempersulit parpol gurem untuk berkompetisi pada Pemilu 2014. Sehingga, beberapa parpol yang ada di paksa untuk melakukan merger yang bertujuan untuk menyederhanakan partai.

"Bagi saya, penyederhanaan parpol lebih dipaksakan dan mementingkan kekuatan modal, pembuat undang-undang memberikan syarat yang berat untuk menyederhanakan partai," cetusnya.

Lebih lanjut Said menjelaskan penyederhanaan parpol harusnya tidak berbasis pada kekuatan modal. Penyederhanaan parpol, harusnya berbasis pada semangat anti korupsi."Misalnya jika ada beberapa pengurus parpol yang korupsi, maka parpol tersebut tidak boleh mengikuti Pemilu. Hal itu merupakan sanksi, jadi akan ada perbaikan-perbaikan sistem," tukasnya.

oleh : Luki Junizar-editor:YL.antamaputra

 

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING