Warga Bangkalan Tuntut Polisi Usut Kecurangan Pilkada

Jumat, 28 Des 2012 - 23.26 WIB
pemilukada bangkalan 6

Foto pasangan Imam-Zain yang ditutup stiker saat pencoblosan pilkada Bangkalan belum lama ini. Foto: Centroone.com/Suryanto

Surabaya - Pilkada Bangkalan memang sudah berlangsung. Namun sisa-sisa acara demokrasi akbar itu masih ada. Massa pendukung pasangan Imam-Zaenal yang dicoret KPUD dan tak bisa mengikuti Pilkada, meluruk Polda Jatim, Jumat (28/12/2012).

Namun kedatangan mereka hanya menuntut agar Polda Jatim mengusuttuntas kecurangan pada Pilkada Bangkalan. Menurut koordinator massa, Mathur Khusairi, kecurangan yang dilakukan di Pilkada Bangkalan pada 12 Desember 2012 adalah bentuk kecurangan yang dilakukan secara sistematis oleh KPUD, PPK dan KPPS.

Bentuk kecurangan itu adalah adanya penutupan dengan stiker pada gambar pasangan lain. KPUD jelas ditekan calon lain.

“Ada juga bentuk rekaman video tentang petugas Linmas di TPS dan petugas KPPS, di salah satu TPS di Kecamatan Tanah Merah mencoblos sendiri surat suara dalam jumlah banyak. Masih banyak bukti video lainnya,” ujar Mathuri.

Sementara massa hanya dijanjikan pihak Polda Jatim jika tuntutan massa akan segera diakomodir. Tentunya pihak Polda akan mencari bukti-bukti lainnya.

 

Oleh: Windhi Ariesman - Editor: Masruroh

Temukan artikel ini di

http://www.centroone.com/news/2012/12/4r/warga-bangkalan-tuntut-polisi-usut-kecurangan-pilkada/