Selasa, 23 Sep 2014 - 15.14 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

Bermodal Surat Palsu, Mafia Tanah Peras Pemilik Tanah

Kamis, 15 Nov 2012 - 15.30 WIB

15 mafia tanah

Tersangka bersama barang bukti. (rakhman/centroone)

Surabaya - Peras pemilik tanah, Rudy Santoso (46), warga Jalan Darmo Rejo III-N/24 ditangkap Unit Harda Polrestabes Surabaya Menurut Kanit Harda, AKP M Yunus Saputra, dimana Rudy diduga memalsukan sertifikat berupa eigendom verponding No 9446, yang merupakan sertifikat tanah pada zaman Belanda. Dengan sertifikat palsu itu, Rudy melakukan pemerasan terhadap pemilik tanah Henry Setiawan, di Jalan Kartini No 129 Surabaya.

”Eigendom Verponding tersebut memang bertuliskan alamat di Jalan Kartini, namun eigendomnya itu palsu. Memang dari bentuk fisiknya, Eigendom tersebut memang tampak sangat asli, seperti dalam keadaan lusuh, tua, dan banyak bagian yang terkelupas. Namun jika lebih diteliti, ada bagian yang mengidentifikasikan itu palsu. Salah satunya, terdapat bagian pengetikan dengan mesin ketik, yang tinta dan font-nya masih baru,"terang Yunus, Kamis (15/11/2012).

Dalam pemerasan itu, tersangka meminta ganti rugi perawatan senilai Rp 300 juta. Bahkan tersangka membuka gembok rumah dengan paksa, dan mengirim empat penjaga untuk menjaga rumah tersebut. Bahkan ada barang-barang dari rumah korban yang diambilnya.

"Ini modus baru mafia tanah dalam menjalankan aksinya. Dimana dengan menggunakan Eigendom zaman Belanda yang katanya didapat dari saudaranya. Mereka (mafia tanah, red) kerap melakukan intimidasi hingga pemerasan terhadap pemilik tanah atau rumah,"tandasnya.

Oleh:Abdurrakhman K-editor:YL.antamaputra

 

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING