Jumat, 25 Jul 2014 - 07.36 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

Ditjen Migas Siapkan Empat SPBG Baru di Surabaya

Rabu, 24 Okt 2012 - 17.31 WIB

newsupdate4

Surabaya - Usaha untuk mengalihkan penggunaan bahan bakar dari minyak ke gas terus dilakukan pemerintah. Selain menetapkan dasar hukum berupa Peraturan Presiden dan Peraturan Menteri, pemerintah melalui Dirjen Migas juga sudah menentukan road map pembangunan Stasiun Pengisian Bahan bakar Gas (SPBG) untuk angkutan umum perkotaan 2010-2014.

"Untuk Surabaya termasuk Gresik dan Sidoarjo saat ini akan dibangun empat SPBG," kata Kasubag Evaluasi dan Pelaporan Ditjen Migas, Kementerian ESDM, I Wayan Dharmayudha dalam Edukasi dan Sosialisasi Pemanfaatan Bahan Bakar Gas untuk Sektor Transpotasi di Surabaya, Rabu (24/10).

Dua diantara empat SPBG tersebut berlokasi di Surabaya dan masing-masing satu diantaranya berlokasi di Gresik dan Sidoarjo. Keempat SPBU tersebut dikatakan Wayan masih dalam tahap pembangunan dan konstruksi. "Masih on progress," ujarnya singkat.

Selama ini di wilayah Surabaya hanya ada empat SPBG yang semuanya dikelola swasta. PT CNE memiliki dua lokasi yaitu di Jl. Karang Menjangan dan Jl. Margomulyo serta PT Zebra Nusantara, Tbk di Jl. Berbek Industri dan Jl. Tanjungsari.

Wayan juga mengungkapkan, pasokan gas bumi untuk sektor transportasi di wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo masih selama tahun 2012 mengandalkan kepada dua blok migas yang ada di Madura. Keduanya yaitu PHE WMO sebanyak 5,2 MMSCFD dan Santos (Madura Offshore) sebanyak 5 MMSCFD.

Selain pembangunan SPBG, pemerintah juga akan membagikan 1000 unit converter kit yang terdiri dari 500 Converter Kit LGV dan 500 converter kit CNG. "Surabaya akan mendapat 100 unit converter kit CNG yang dibagikan kepada kendaraan dinas dan taksi," ujarnya.

Upaya yang dilakukan pemerintah ini diantaranya ditujukan untuk menggesere bauran mix dari yang sebelumnya 51,7% berupa minyak bumi menjadi hanya sekitar 20% untuk konsumsi minyak bumi pada tahun 2025. Cadangan gas bumi Indonesia per 1 Januari 2011 tercatat ada total 152,89 TSCF. Dari jumlah tersebut yang sudah terbukti sejumlah 104.71 TSCF dan 48,18 TSCF merupakan potensinya.

Mengubah bahan bakar dari minyak menjadi gas bukan hanya berkaitan dengan anggaran subsidi BBM di APBN yang terus membengkak, namun juga demi kepentingan konsumen. Harga CNG saat ini sebesar Rp3.100 LSP (Liter setara Premium). Dengan selisih harga Rp1.400 dengan premium saat ini tentu bisa berpengaruh cukup besar terhadap pengeluaran konsumen untuk konsumsi bahan bakar. "Kalau dipakai angkutan umum tentu sangat berarti," tegasnya. Dan tentu saja bahan bakar gas lebih ramah lingkungan.

Oleh: Anggraenny P-editor:YL.antamaputra

 

Komentar

Eriza Putri Kenanti

26 Oct 2012 - 21:19 (2 years ago)

Eriza Putri Kenanti/22/Mahasiswi/Jakarta/David Foster/Wah bagus deh rencana pengalihan minyak ke gas udah mulai berjalan.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING