Kamis, 23 Okt 2014 - 07.37 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

Lemahnya Hukum, Narkoba Bersarang di Indonesia

Kamis, 25 Okt 2012 - 17.33 WIB

Ganja 230812

Foto: Antara

Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai lemahnya hukum bagi pidana narkoba merupakan celah bagi bersarangnya barang haram di Indonesia.

"Lemahnya hukum bagi pidana narkoba adalah sebagai ancaman, terutama ancaman narkoba kepada anak-anak," kata Deputi Chairman KPAI Asrorun Niam di Jakarta, Kamis (25/10/2012).

Ia menambahkan, jangan sampai putusan ringan ini mendorong sikap pesimis, dan bandar semakin bernyali merusak anak Indonesia yang berakibat lost generation. Asrorun membeberkan beberapa bukti kekejaman narkoba terhadap seluruh rakyat Indonesia.

Salah satunya, kasus kecelakaan maut Tugu Tani yang dilakukan Afriyani Susanti karena mengonsumsi sabu. Dalam peristiwa Januari silam, beberapa anak di bawah umur tewas dan luka-luka.

Selain Afriyani, kekejaman narkotika juga terdapat dalam kasus Novi Amalia, pengemudi mobil yang menabrak tujuh orang di Kawasan Hayam Wuruk, Taman Sari, Jakarta Barat.

"Fakta hukum yang ditunjukkan pada kita seperti kasus Afriyani, tidak hanya membahayakan diri tapi juga orang lain, dan ada anak juga yang jadi korban," ujarnya.

KPAI merasa heran, mengapa putusan terhadap gembong narkoba bisa berlaku ringan. Padahal, narkoba sendiri sudah menyerang para penegak hukum seperti polisi, jaksa dan terkhir kasus hakim Puji yang tertangkap tangan konsumsi sabu.

"Hakim Puji, dia jadi pengguna karena ada distribusi. Ini fakta yang tidak bisa dibantahkan betapa narkotika mengancam hingga tingkat masyarakat umumm," imbuh Asrorun. (ant)

Editor: Raden Trimutia Hatta

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING