Sabtu, 26 Jul 2014 - 01.13 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

Pilgub Jatim, Bambang DH Siap Maju

Senin, 08 Okt 2012 - 10.35 WIB

Bambang DH 1

Bambang DH. Foto: Centroone.com

Surabaya - Kondisi legislatif PDI Perjuangan (PDIP) Jatim sangat berbeda dengan DKI Jakarta. Di Jatim, PDI Perjuangan memiliki 17 kursi yang tentu saja melampaui syarat 15 kursi untuk bisa mengusung sendiri calon gubernur. Berbeda dengan Jakarta yang tentu saja harus berkoalisi dengan Gerindra.

Dengan kekuatan itu, Bambang DH selaku Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim dan juga Ketua Panitia Daerah Rakernas II PDI Perjuangan di Surabaya bersama Ketua Fraksi PDI Perjungan DPRD Jatim Ali Mudji, menegaskan kalau di Jatim, partai ini sangat memungkinkan untuk mengusung calon gubernur dan wakil gubernur sendiri.

“Nah, di dalam Rakernas II yang akan digelar pada 12-14 Oktober di Pakuwon Imperial Ballroom, Kompleks Pakuwon Golf dan Family Club Jl Vila Bukit Regency, akan menggodok keberhasilan Pemilukada daerah lain untuk jadi acuan Pemilukada Jatim. PDI Perjuangan telah mengusung calonnya dan menang, seperti di Jakarta, Kalimantan Barat, Kota Baru dan Kota Batu,” tandas Bambang DH.

Ini pula yang menjadi alasan kenapa Rakernas II itu digelar di Surabaya. Sebab, pada Agustus 2013, Jatim akan menggelar perhelatan Pilgub. Diharapkan, pasangan yang diusung PDI Perjuangan, nantinya bisa memenangkan pesta demokrasi tersebut.

Terkait pasangan Chofifah Indarparawansa-Bambang DH yang bakal diusung PDI Perjuangan, Bambang DH tersirat tak membantahnya. Namun menurut dia, partai ini masih menyusun atau menggodok formula pasangan-pasangan. Tentunya, partai ini juga mengandalkan survei di masyarakat tentang pasangan siapa saja yang cocok.

“Pasangan yang ada selalu dikocok dan disandingkan antara satu dengan lainnya. Dari survei yang dilempar ke masyarakat itu akan tahu siapa calonnya dan posisinya bagaimana di mata masyarakat. Jadi saat ini belum pas untuk menyebut siapa pasangan yang bakal diusung. Namun pada intinya, jika saya dikehendaki maju, saya siap. Apalagi itu perintah partai, saya siap mengemban amanatnya,” kata Bambang DH.

Namun Bambang DH tak ingin disebut gila jabatan. Menurut dia, saat dirinya sudah menjabat wali kota dua kali di Surabaya, dirinya memang tak mau maju lagi. Namun karena partai menghendaki, dirinya manut.

“Saat itu, partai ke MK dan diketahui kalau sudah dua kali maju, tentu tak bisa lagi. Partai lalu mensiasati agar saya maju sebagai wakil wali kota, tujuannya agar partai ini tetap menang. Setelah menang, saya sempat mengajukan pengunduran diri secara tertulis, tapi tetap ditolak partai. Saya tak gila jabatan, tapi kalau itu perintah partai saya siap melaksanakannya,” tandas Bambang DH.

Pada intinya, PDI Peruangan dalam Pilgub Jatim mendatang tetap mengacu pada prinsip kalau Pemilukada itu berbiaya mahal. Dan untuk mensiasati biaya mahal itu, partai ini tetap berpegang pada prinsip gotong royong, tidak ada sistem jual beli suara dan yang terpenting track record pasangan yang diusung sangat baik serta memiliki kapabilitas.

“Pada 2013 ini tak hanya Jatim yang menggelar Pilgub, tapi ada daerah lain di Jatim yang juga menggelar Pilbup dan Pilwali. Rata-rata PDI Perjuangan menjadi pesertanya dan itu yang juga akan jadi bahasan di Rakernas II ini,” kata suami Dyah Katarina ini.

 

Oleh: Windhi Ariesman - Editor: Masruroh

 

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING