Jumat, 24 Okt 2014 - 14.44 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

Investor Jepang Akan Bangun Pabrik Traktor di Jatim

Jumat, 13 Jul 2012 - 23.16 WIB

13 200515174aboutus2

ilustri pabrik traktor. ist

Surabaya – Jatim bakal punya pabrik alat berat. Perusahaan alat berat asal Jepang, Iseki & Co dikabarkan bakal membangun pabrik traktor roda empat di Jatim. Pabrik tersebut akan dibangun di Pasuruan Industrial Estatate Rembang (PIER) dengan luas 5 hektar dan siap beroperasi di 2013 .

Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Jatim Warno Harisasono mengatakan, Iseki sudah menyiapkan investasi sebesar 20 juta dolar AS atau sekitar Rp200 miliar.

"Nantinya pembangunan pabrik di Pasuruan tersebut akan menggandeng perusahaan produsen terbesar alat pertanian dari Driyorejo Gresik, PT Rutan," ujar Warno usai menerima delegasi dari Iseki & Co.Ltd dan PT Rutan Jumat (13/07). Delegasi Iseki & Co.Ltd dipimpin langsung oleh Chairman, Kenji Minami.

Dikatakan Warno, investasi sebesar 20 juta dolar AS tersebut akan dikucurkan secara bertahap. Tahap pertama di tahun ini akan dikucurkan 10 juta dollar AS terlebih dahulu kemudian menyusul di tahun berikutnya.

"Diharapkan akhir tahun 2013 nanti pabrik sudah berproduksi," tambahnya. Pada tahap pertama, kapasitas produksinya baru 2.000 traktor roda empat per tahun.

Traktor roda empat yang diproduksi nantinya 70% diantaranya untuk segmen ekspor dengan negara sasaran ekspor diantaranya Amerika, Eropa dan Asia Tenggara. Sedangkan 30% sisanya ditujukan untuk pasar domestik. Hal ini tentu sangat membantu dunia pertanian Jatim karena selama ini traktor roda empat diimpor langsung dari Jepang.

Sementara itu, Komisaris PT Rutan Budi Santosa menyatakan, pihaknya menyambut baik kerjasama dengan Iseki & Co.Ltd untuk membangun pabrik traktor roda empat. "Bersyukur Iseki punya partner disini. Sehingga pengembangan bisnis salah satu pabrik terbesar di Jepang ini tidak jadi dilakukan di India dan Thailand," paparnya.

Dari pabrik traktor baru ini, Budi menyatakan akan terjadi penyerapan tenaga kerja hingga 3.000 orang. Dari jumlah itu, 200 orang merupakan para tenaga ahli.

 

Oleh : Anggraenny P-editor:YL.antama.putra

 

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING