Selasa, 02 Sep 2014 - 13.40 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

Dispendik Surabaya Perketat Verifikasi PPDB Gakin

Selasa, 19 Jun 2012 - 17.22 WIB

19 main 1701 main 0901 main sekolah1

Salah satu sekolah SD di Surabaya. foto:Suryanto/CentroOne

Surabaya- Kuota 5% keluarga miskin (gakin) dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) dikhawatirkan banyak pihak rentan jadi permainan. Dinas Pendidikan (Kadispendik) Surabaya wanti-wanti petugas agar cermat meneliti para pendaftar yang mengaku dari keluarga miskin.

"Kecurangan memainkan kuota gakin adalah pelanggaran. Kuota itu diperuntukkan kepada keluarga tidak mampu mendapatkan kesempatan belajar di sekolah negeri. Kami juga mengingatkan, agar petugas di lapangan benar-benar selektif untuk memilah calon siswa dari keluarga gakin atau gakin mendadak," terang Ikhsan, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Surabaya, Selasa (19/06) kepada CentroOne.com.

Mantan Kepala Bapemas Surabaya ini juga menegaskan, pihaknya tetap akan melakukan verifikasi ketat untuk menyaring siswa pendaftar dari jalur mitra keluarga ini. Bahkan ketika calon yang mendaftar melebihi pagu, Dispendik SUrabaya pun akan meneleksi melalui bobot nilai dan perankingan berdasarkan jumlah bobot nilai.

Berdasar panduan, bobot nilai tersebut dipadukan dengan tahapan penilaian sesuai keterangan miskin dan data base. Setelah itu, ada penilaian bobot SKM dari kelurahan, kartu keluarga, domisili satu RT dengan sekolahan, satu RW dengan sekolahan, satu kelurahan dengan sekolah, satu kecamatan dengan sekolah dan domisili kecamatan lain dengan sekolah.

“Masing-masing tahapan itu memiliki bobot nilai. Tapi, kalau punya bobot sama, akan diranking berdasar nilai UN dan waktu pendaftaran,” tandasnya.

 

Oleh:Abdurrakhman K-editor:YL.antama.putra

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING