all_header_1
Kamis, 17 Apr 2014 - 16.48 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

Inafis Upaya Dorong Polri ke Bawah Depdagri

Rabu, 25 Apr 2012 - 13.33 WIB

Inafis2

Petugas menunjukkan kartu Inafis. Foto: Antara

Jakarta - Tender proyek kartu Inafis diikuti 29 perusahaan. Namun proyek yang dinilai ngawur ini harus segera dihentikan karena sejumlah alasan.

"Kartu Inafis mencontoh sistem kepolisian AS yang berada di bawah Depdagri. Sepertinya, lewat kartu Inafis, ada upaya dari elit Polri untuk mendorong reposisi kepolisian ke bawah kordinasi Depdagri. Mengingat Mendagri Gamawan Fawzi adalah orang dekat Presiden SBY," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (25/4/2012).

Kartu Inafis, lanjut dia, tidak bermanfaat karena sudah ada e-KTP, SIM, dan paspor. Proyek ini juga tidak transparan, walau menghabiskan anggaran Rp 43,2 miliar, tapi Polri tidak mengungkapkan pemenang tendernya.

"Kartu Inafis mencurigai rakyat sebagai penjahat. Sebab salah satu item di kartu Inafis adalah catatan kriminal. Padahal dari 250 juta rakyat Indonesia, yang terlibat kriminal tidak lebih dari 2 persen. Jadi kartu Inafis terlalu mengada-ada, ngawur, dan terlalu naif mencurigai rakyat sebagai penjahat," cetus Neta.

Melihat berbagai keanehan ini, IPW mendesak proyek kartu Inafis harus segera dihentikan, meski tender proyeknya diikuti 29 perusahaan. IPW pun mencatat peserta lelang pengadaan penerbitan Inafis.

Mereka adalah Marada Artha Sondang, Ondihon Mas Globalindo, CV Grafindo Media, CV Adhamir Putera, PT Erastore, CV Citra Gemilang Mandiri, PT Airmas Prima, CV Cipta Informasi Baru, CV Citra Cahaya Cakra, PT Lestarijaya Ekapertiwi.

Berikutnya PT Wahyu Kartumasindo Internasional, Andalasari, PT Hartomo Jaya Mandiri, PT Rajawali Agung Perkasa, CV Victory Global, Mekar Setia Langgeng, CV Mitratama Pasundan, PT Elinda Krida Pratama, PT Tansa Trisna, PT Lintas Buana.

Selanjutnya CV Nikusindo Makmur, Ika Sugitama, CV Masatami Karya, PT Polindo Jasa Utama, CV Putra Sulung Mandiri, Yicheng Services, CV Mulia Samindo, CV Alpha Perisai Sakti, dan CV Galung Brothers.

Reporter: Mahardhikka - Editor: Shinta Sinaga

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING