Senin, 22 Des 2014 - 01.33 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

Deretan Skandal Syahwat Wakil Rakyat

Rabu, 25 Apr 2012 - 13.08 WIB

DPR Mesum

Jakarta - Munculnya video porno wanita dan pria yang diduga merupakan anggota DPR bernama Karolin Margret Natasa dan Aria Bima menambah daftar anggota dewan yang terungkap rahasia ranjangnya. Sampai-sampai politisi Demokrat Sutan Bhatoegana menyebut skandal seks di lingkungan Senayan ini 'sedap-sedap ngeri'.

"Ngeri kalau-kalau ketahuan, sedap kalau aman.. hehe," begitu kutipan pesan singkat Sutan saat dimintai komentar oleh wartawan, terkait beredarnya video 'Karolin' dan 'Aria Bima' bersetubuh.

Video porno kedua orang yang diduga anggota DPR dari Fraksi PDIP ini memang sedang 'sial' saja. Banyak rahasia esek-esek di lingkungan Senayan. Mantan anggota DPR, juga dari Fraksi PDIP, Permadi, mengaku sering mendapat cerita dari cleaning service di Gedung DPR. Kalau pagi hari, kondom bekas bisa berserakan di ruangan anggota dewan.

Ketua DPR Marzuki Alie pun beberapa waktu lalu mengungkapkan hal yang sama, adanya kondom bekas pakai yang berserakan di lingkungan kerja DPR. Makanya dia mengeluarkan larangan memakai rok mini di lingkungan DPR.

"Ya, saya kok tidak habis pikir, sempat-sempatnya mereka melakukan itu di tempat kerja dan institusi negara pula," begitu komentar politisi Golkar Nurul Arifin beberapa waktu lalu.

Jika kondom bekas pakai belum menjadi bukti 'kuat', video atau foto mesum yang beredar menjadi bukti yang terbantahkan. Publik pun bisa semakin geleng-geleng dengan tingkah wakil rakyat yang tak kuat menahan syahwatnya.

Tentu masih ingat dengan video porno politisi Golkar Yahya Zaini dan Maria Eva yang mencuat pada tahun 2006. Media memberitakan tiada henti, sampai DPR pun malu sendiri. Yahya Zaini yang merupakan ketua bidang agama di Golkar melakukan persetubuhan dengan wanita yang bukan istrinya.

Video pasangan ini tersebar di internet, hingga disebarkan melalui bluetooth handphone. Semua bisa menikmati bagaimana kedua insan yang bukan suami-istri itu melakukan perbuatan terlarang. Namun dengan gentle, akhirnya Yahya Zaini menyatakan mundur dari DPR, juga pengurus Golkar.

Tahun 2008, giliran foto mesra Max Moein dengan seorang wanita berambut cokelat yang diduga sebagai Desi Vidyawati beredar. Di foto itu, Max dan mantan sekretarisnya bertelanjang dada. Tangan kiri pria beruban itu memeluk wanita ayu tersebut, sedangkan tangan kanannya terangkat.

Desi kepada rekannya mengaku sering mengalami pelecehan seksual dari Max Moein, saat dia menjadi sekretarisnya tahun 2005. Salah satunya ya dipaksa berfoto bugil bersama. Menurut Nursjahbani Kantjasungkana (atasan Desi setelah Max Moein), Desi sudah mengadukan adanya percobaan perkosaan dan pelecehan oleh Max Moein ke BK, namun sudah setahun tak ada respon.

Berbeda dengan Yahya, Max Moein berkilah bahwa foto tersebut sudah direkayasa. Menurutnya, foto itu diambil di kolam renang, dengan latar belakang yang sudah diganti menjadi di kamar hotel. Desi ditudingnya berbuat itu karena sakit hati dipecat. Kelanjutan kisah foto syahwat Max Moein dan Desi pun tenggelam tanpa kejelasan.

Sementara politisi PKS Arifinto juga tidak luput dari menikmati keindahan tubuh wanita. Seorang fotografer dari media nasional memergokinya sedang melihat gambar porno yang muncul di gadget miliknya saat sidang paripurna. Arifinto pun tidak membantahnya. Ia mengaku tak sengaja melihat gambar itu lantaran mendapat kiriman email yang ternyata berisi gambar tak senonoh. Tak beberapa lama kemudian, Arifinto secara ksatria mengundurkan diri sebagai anggota DPR.

Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul pun juga sempat merasakan dilaporkan istri pertamanya, Anna, yang merasa tidak diaku. Sementara Nazaruddin yang kini menjadi pesakitan kasus korupsi wisma atlet pernah dikabarkan melakukan pelecehan seksual terhadap seorang SPG wanita di Bandung. Namun Nazar bungkam, wanita SPG itu pun tidak jelas keberadaannya. Berita itu pun lenyap begitu saja.

Lalu bagaimana dengan video orang yang diduga Aria Bima dan Karolin Margret Natasa? DPR, khususnya Badan Kehormatan, menyatakan akan menindaklanjuti kasus ini. Pengamat informatika akan dipanggil untuk menyelidiki video tersebut. Namun anehnya, Ketua BK M Prakosa mengaku pihaknya belum memiliki video itu. Wakil DPR Pramono Anung pun mengaku belum pernah melihatnya.

Oleh: Ana Shofiana S

Komentar

elisabeth

11 May 2012 - 10:50 (3 years ago)

parahhhhh !!!

elisabeth

11 May 2012 - 10:44 (3 years ago)

makin "hebat" saja"prestasi" para wakil rakyat di negri ini....

alfasica

05 May 2012 - 18:10 (3 years ago)

makan duit kotor, otak jadi kotor

Roy Rendra

28 Apr 2012 - 10:10 (3 years ago)

yang pasti ini membuktikan para anggota DPR itu bukan orang lemah syahwat.. :D

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING