Pertemuan Pedagang Pasar Turi& Investor Tertunda
Rabu, 22 Peb 2012 - 21.28 WIB
Demo pedagang Pasar Turi, beberapa waktu lalu. Foto: CentroOne.com/Suryanto
Surabaya - Rencana ‘mendamaikan’ pedagang dengan investor pembangunan Pasar Turi, PT Gala Megah Investment (GMI), nampaknya tak bisa cepat.
Pasalnya, pertemuan yang digagas dalam waktu dekat ini, harus tertunda, dan perkiraannya akan dilakukan bulan depan.
‘Perdamaian’ itu terkait dengan masalah penolakan pedagang atau biaya pendaftaran sebesar Rp5 juta yang dianggap terlalu berat. Investor tetap memertahankan biaya tanda jadi sebesar itu, sementara pedagang merasa megap-megap untuk mengeluarkan uang tersebut.
Karena itu, diharapkan, pertemuan itu bisa secepatnya terlaksana. Pertemuan yang akan dimediatori Pemkot Surabaya, belum bisa terwujud karena pimpinan PT GMI masih berada di luar negeri.
Asisten II Sekkota Surabaya Muhlas Udin, Rabu (22/02) mengakui hal tersebut. Pasalnya, ada urusan keluarga yang harus diselesaikan pimpinan GMI.
“Kita memang akan menyampaikan masalah buku stan pedagang yang diminta investor untuk disertakan saat pendaftaran. Kan pedagang menolak, mereka sanggup menyerahkan buku stan foto copian yang dilegalisir pengadilan. Masalah uang pendaftaran Rp5 juta serta masalah penempatan pedagang lama dan baru,” jelas Muhlas yang berharap pertemuan nanti bisa mencairkan suasana.
Oleh: Windhi Ariesman - Editor: Masruroh