Menkeu Senang SBY Sepaham Harga BBM Naik
Rabu, 22 Peb 2012 - 22.29 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Menkeu Agus Martowardojo.
Jakarta - Presiden SBY telah menginstruksikan jika pemerintah mau tak mau harus menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dengan pertimbangan gejolak harga minyak dunia yang melejit. Saat ini harga minyak mentah Indonesia (ICP) sudah jauh melewati asumsi pemerintah sebesar US$ 90 per barel.
Soal kenaikan BBM bersubsidi memang sudah diprediksi Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Selain untuk mengurangi beban subsidi pemerintah, kebijakan tersebut juga untuk mengantisipasi kesehatan fiskal Indonesia.
"Yang disampaikan presiden sangat jelas. Itu adalah keputusan pemerintah yg menunjukkan presiden sangat menjaga kesehatan fiskal," ujar Agus di kantornya, Jakarta, Rabu (22/2/2012).
Untuk merealisasikan kebijakan tersebut, pemerintah segera merombak APBN-P. Meski idealnya APBN-P dirombak pada pertengahan tahun, namun gong dari SBY soal APBN-P sudah dipukul berarti bisa dilaksanakan secepatnya.
"Sekarang masih Februari, tapi di Januari rata-rata ICP sdh 115 dollar AS per barel. Presiden juga berketatapan APBN-P harus dilakukan. Bagi saya, itu sangat sejalan," tambahnya.
Reporter: Raden Jihad Akbar - Editor: Novi Nadya