Seorang Pria Tolak FPI
Kamis, 16 Peb 2012 - 19.55 WIB
Fauzi berunjuk rasa seorang diri di depan gedung DPRD Sby menuntut pembubaran FPI. FOTO: CentroOne.com/Windhie A
Surabaya- Gerakan masyarakat anti Front Pembela Islam (FPI) yang disulut dari penolakan warga Palangkaraya atas kedatangan pimpinan ormas itu, mulai menjamur. Tak terkecuali di Surabaya. Hanya saja, gerakan itu justru nekad karena dilakoni seorang diri oleh warga Surabaya, Fauzi.
Fauzi rupanya tak setuju dengan arogansi yang selalu ditunjukan FPI. Karena itu, saat ada gerakan masyarakat yang menolak keberadaan FPI, Fauzi pun tersulut.
Aksi seorang diri itu dilakukan Fauzi di depan gedung DPRD Surabaya, Kamis (16/2/2012). Fauzi menuntut pembubaran ormas tersebut. Selain berorasi, Fauzi juga mengusung sebuah karton putih bertuliskan menuntut pembubaran FPI. Bahkan dalam karton itu tertulis plesetan dari kepanjangan FPI (Front Pencoreng Islam).
Fauzi menuding jika aksi FPI itu bukan menunjukan seorang pejuang Islam, tapi justru pencemar agama. Fauzi juga mengancam akan mendatangi tempat FPI karena dia mengaku tahu lokasi para anggota FPI. Ini akan dilakukan jika pemerintah tak tegas terhadap FPI.
Bahkan saat itu, di DPRD Surabaya akan digelar paripurna. Karena itu, saat Wali Kota Tri Rismaharini tiba di lokasi, Fauzi pun langsung menyampaikan uneg-unegnya. Wali kota hanya sempat mendengarkan ucapan Fauzi, lalu meninggalkannya menuju ruang paripurna karena mepetnya waktu.
Oleh: Windhie Ariesman-Editor: Vivi Irmawati