Jumat, 19 Des 2014 - 14.11 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

Panjer Arsitek Wisma Atlet Rp 500 Jt

Rabu, 02 Nov 2011 - 23.59 WIB

wafid

Wafid Muharam mendengarkan kesaksian Forest Jieprang. FOTO: ANTARA

Jakarta -  PT Duta Graha Indah (PT DGI tbk) ternyata pernah memanjer arsitek wisma atlet Forest Jieprang untuk menggambar desain proyek senilai Rp 191 miliar. Panjer pembuatan gambar wisama atlet senilai Rp 500 juta tersebut diberikan sebelum PT DGI dinyatakan sebagai pemenang proyek.

"Saya menerima Rp 1 miliar ditambah Rp 150 juta dan kasbon Rp 500 juta. Berarti kalau digabung menjadi Rp 1,651 miliar," ucap Forest Jieprang saat bersaksi untuk terdakwa Seskemenpora Wafid Muharram di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Rabu (2/11).

Forest menjelaskan asal mula diminta menggambarkan desain wisma atlet yang terjadi sekitar September 2010. Pada bulan tersebut, ia mengaku ditemui Manager Marketing PT DGI Mohammad El Idris dan staf bernama Wawan Karmawan. Dikatakan Forest, keduanya memintanya untuk merancang gambar untuk wisma atlet.

Lantaran hanya diminta menggambar, Forest pun mengaku tidak diminta menyerahkan total anggaran yang dibutuhkan untuk membangun wisma atlet tersebut. Alhasil, pria lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) itu hanya menerima Rp 1,65 miliar. Padahal, jika mengacu pada Permen PU Nomor 45 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Gedung Negara harusnya untuk proyek diatas Rp 200 miliar seorang konsultan mendapat sekitar Rp 4 sampai Rp 5 miliar.

"Saya waktu datang diminta menggambar, cuma diberi tahu bentuk sidenya (tanahnya) seperti ini, kemudian yang harus dibangun sekian banyak," ungkapnya.

"Jauh di bawah harga. Harusnya fee Rp 4-5 miliar," tegasnya.

Pada kesempatan ini, Forest membantah berkomplot dengan PT DGI. Meski diminta membuatkan rancangan gambar pada proyek tersebut, Ia menegaskan tak terkait dengan PT DGI dan bukan juga konsultan asal PT DGI.

"Diminta gambar, saya gambar dan dibayar. Saya profesional," tegasnya.

Meski begitu, dia mengakui memiliki hubungan pertemanan dengan  Manager Marketing PT DGI Moh El Idris. Hubungan itulah yang menyebabkan Forest kerap bekerja sama dan mendapat proyek membuatkan rancangan gambar suatu proyek dari PT DGI.
 
"Idris itu senior saya. Dulu sama-sama di ITB. Kalau dia 70-an, saya 80-an," imbuhnya.

Singkat cerita, gambar yang telah dirampungkan  Forest tersebut dipersentasikan ke komite wisma atlet. Presentasi itu dihadiri Mohammad El Idris (Manager Marketing) dan Wawan Karmawan (staf). Sedangkan dari pihak komite wisma atlet diwakili Rizal Abdullah selaku ketua komite dan Asisten Perencana Tim Pelaksana Teknis,Aminuddin.

"Presentasi ada 2 kali, satunya di Cipta Karya dan satunya di hotel Park," jelasnya.

Lebih lanjut, Forest pun membantah pengakuan Aminuddin yang menyebut dirinya membocorkan gambar wisma atlet ke pihak PT DGI. Forest beralasan, tak ada 'kongkalingkong' untuk membocorkan ke PT DGI.

"Saya tidak membocorkan, kan saya diminta PT DGI untuk menggambar," pungkasnya.

Oleh: Rangga Tranggana - Editor: Ana Shofiana S

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING