Minggu, 23 Nov 2014 - 21.23 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

Contact Lens Besar Bukan Buatan Pabrik Tak Perlu Operasi

Senin, 27 Jun 2011 - 12.28 WIB

mata3

Contact lens besar yang diciptakan Michel Silvano. (Foto : CentroOne.com / Jatmiko)

Contact lens besar adalah sebuah protesa mata tetapi lebih tipis, untuk orang yang masih memiliki bola mata tetapi kondisinya buta dan jelek.

Fungsi protesa untuk menutupi kondisi mata tersebut supaya terlihat normal. Memakai contact lens besar tidak perlu operasi, lensa dibuat sesuai ukuran, nyaman, ringan, bio-compatible, hasil estetiknya sempurna, bisa melirik sehingga tidak bisa dibedakan dengan mata yang asli.

Ngomong soal protesa seakan tidak ada habisnya. Michel Silvano, pembuat mata palsu, berujar soal protesa mata buatan yang dibuat made in pabrik. Tenang itu bukan di sini melainkan di temui Michel saat berada di India.

"Masa, mata-mata buatan yang nantinya dipasang pada tubuh manusia, ngambilnya dalam karung. Sambil bilang, mau pilih yang mana, silahkan-silahkan, ini gila. Hal semacam ini yang bikin takut pasien," ujar Michel.

Ada juga pasien yang menyebutkan takut pasang lensa penutup/contact lens besar, karena dokter menganjurkan sebelum pasang lensa harus operasi terlebih dahulu.

"Padahal medis di negara saya serta penjelasan lengkap dalam Ensiclopedia Medico-chirugicale menyebutkan pasien tidak perlu di operasi sebelum dipasang lensa jika tidak ada keluhan sakit atau peradangan yang sistematis. Lah, mau operasi sudah mahal apalagi pasang lensa," tuturnya.

Untuk membuat satu protesa mata/ lensa di butuhkan waktu 2-3 hari. "Ada juga yang bikin dalam waktu 1 minggu atau kurang. Padahal menurut rekan dokter di Perancis, okularis bisa bikin dua protesa/lensa dalam waktu satu minggu sudah bagus." simpulnya. (mik)

 

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING