Sabtu, 01 Nov 2014 - 14.25 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

Pelajar Luar Negeri Tarikan Remo untuk Ultah Surabaya

Kamis, 02 Jun 2011 - 09.34 WIB

remo

Foto : Centroone.com / Nandaka Bram

Belajar tarian Surabaya tak segampang seperti yang dikira. Begitulah pengakuan sejumlah mahasiswa dari program pertukaran pelajar dari Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia yang bernama Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI).

Setelah tiga minggu sejak kedatangan mereka di Surabaya, baru bisa mempersembahkan dua tarian saja. Untuk para wanita berhasil menari Sparkling Surabaya, sedangkan para pria menarikan Tari Remo. Keberhasilan ini kemudian mereka pamerkan di Surabaya Plaza Hotel, Rabu (01/06).

Meski sedikit kaku, Moses Av Rengemoana pria asal Solomon Island ini sudah lancar menarikan Remo. Berkostum warna merah, atlet basket ini menggoyangkan tangan dan kakinya.

Tak seperti kedua temannya Iosefo dari Samoa dan Arnold S dari Tonga yang lebih lemah gemulai ketika menari.

“Kebanyakan dari mereka tak punya dasar menari. Mereka bukanlah seorang penari,” jelas Pimpinan Tydiff Studio sekaligus Pimpinan Pelatihan dan Pengenalan Seni Budaya Jawa Timur Dra. Diaztiarni Azhar.

Dari 12 mahasiswa yang belajar menari ini tujuh laki-laki menari Remo, sedangkan lima wanitanya menari Sparkling Surabaya.

Setelah perjuangan panjang yang sudah dilalui ini, mereka akan beralih untuk belajar bermain musik tradisional. “Setelah ini mereka akan diajarkan bermain gamelan,”kata Diaz.

Baru pada bulan kedua mereka akan diajak untuk tinggal di Pamekasan, Madura. Selama bulan kedua itu mereka akan belajar kebudayaan Madura.(yan)

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING