Selasa, 02 Sep 2014 - 03.56 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

Burgerkill, Harumkan Nama Bangsa Lewat Musik Berbeda

Minggu, 30 Sep 2012 - 02.14 WIB

29 BGIMG 20120929 01350

Burgerkill (Made/Centroone)

Surabaya – Mengusung dengan musik cadas, dan berbeda dari musik pasaran, bukan berarti Burgerkill tidak bisa sukses. Band asal Bandung yang telah berusia 17 tahun ini, membuktikan dengan aliran musik non mainstream mereka bisa berjaya di belantika musik tanah air, dan bahkan sampai mengharumkan nama bangsa di dunia musik internasional.

Band yang kini digawangi Vicky, Ebenz, Agung, Andris dan Ramdan ini memang telah melanglang buana dikancah internasional. Salah satunya saat tur di Australia dan mangungg di festival musik kelas dunia Big Day Out yang digelar di negara Kangguru tersebut. Album terakhir mereka Venomous, dirilis oleh label asal Australi dan diedarkan di tiga negara, Malaysia, Indonesia, dan Australia.

Menanggapi kesuksesan tersebut, Ebenz, sang gitaris sekaligus salah satu pendiri Burgerkill menuturkan, kepada CentroOne.com, hal itu merupakan sebuah kebanggan dan memang telah menjadi rejeki Burgerkill dengan musik yang memang cerminan karakter mereka sendiri.

" Musik kami memang kurang di release dan diapresiasi oleh pihak media, tapi dengan menjadi nominasi di salah satu media, allhamdullilah dan semoga banyak band yang nantinya menyusul. Semoga dapat menyebarkan "racun" musik seluas-luasnya. " ujarnya, ketika ditemui dikonser Black the Ocean, Surabaya, Sabtu(29/9).

Hal senada pun dinyatakan, sang vokalis Vicky. Baginya pencapaian Burgerkill sekarang adalah hasil kerja keras Burgerkill selama hampir 17 tahun berkarya dan sebuah anugerah yang luar biasa untuk mereka. " Ini anugerah untuk kita selama 17 tahun. Dan kedepannya kami akan tetap siap mengharumkan nama Indonesia," akunya.

Sukses, tambah Ebenz bukan berarti tanpa beban. Justru sukses itu memberikan Burgerkill sebuah tanggung jawab. Album Venomous sendiri menurut Ebenz merupakan sebuah artefak atau bentuk tanggung jawab yang telah dicapai dan salah satu jalan agar music Burgerkill mampu dimengerti siapapun. " Yah, dengan ini semoga kami bisa menjaga hubungan baik antar negara dan menjaga jaringan yang telah terbangun," ungkapnya.

Dengan kesuksesan Burgerkill, ditambahkan Vicky mereka juga dituntut untuk menumbuhkan kualitas musik yang baik. Karena itu Burgerkill tetap mengadakan latihan rutin setiap seminggu 3 kali. " Itu sebuah tantangan, tapi dengan cara latihan seminggu 3 kali, kita akan selalu update dengan perkembangan zaman, dan mengkomunikasikan semuanya waktu itu juga," tukasnya.

Oleh:Made A-editor:YL.antamaputra

 

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING