Sabtu, 19 Mei 2012 - 02.21 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

Pentingkah Doping di Dunia Hiburan?

Sabtu, 18 Peb 2012 - 15.39 WIB

kirana asty nikita

Dari kiri-kanan: Kirana Larasati, Asty Ananta, Nikita Willy - CentroOne/istimewa

Whitney Houston, Michael Jackson, dan Amy Winehouse. Selebriti dunia yang meninggal secara tragis dan diduga karena konsumsi doping berupa alkohol dan obat-obatan secara berlebih.

Sang diva pop dunia, Whitney Houston, baru-baru ini ditemukan meninggal dunia di dalam bath up kamar hotel Beverly Hils. Pelantun lagu I Will Always Love You ini pun diduga karena over dosis. Whitney selalu disangkut-pautkan dengan obat-obatan sejak kasus perceraiannya dengan sang suami, Bobby Brown, pada tahun 2007.

Sebelum itu pun, Whitney sudah diduga akrab dengan narkoba. Konon, menurut beberapa sumber yang dikutip dari beberapa laman media asing, bahwa Whitney menggunakan itu untuk membuatnya tenang. Namun, hingga kini, pihak kepolisian Beverly Hills belum mengeluarkan keputusan terkait penyebab meninggalnya Whitney.

Sabtu (18/2) waktu setempat, dilakukan prosesi pemakaman Whitney di New Hope Gereja Baptis di Newark New Jersey. Dimana, gereja itu untuk pertama kalinya menemukan suara emas Whitney.

Ya, berbicara tentang obat-obatan dan alkohol, fenomena tersebut sepertinya memang akrab di dunia entertainment. Tak terkecuali dunia hiburan Tanah Air. Lihat saja kasus yang menimpa beberapa selebriti kita seperti Galang Rambu Anarki, yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamarnya tahun 1997. Konon, putra sulung Iwan Fals ini pun over dosis.

Itu, belum yang masuk penjara akibat tersangkut kasus narkoba. Sebut saja, Revaldo, yang sudah dua kali keluar-masuk bui. Ada lagi, artis kontroversial, Sheila Marcia dan Jennifer Dunn.

Aktor kawak kita, Roy Marten. Lalu, Gery Iskak, Ahmad Albar, Ibra Azhari, Faris RM, dan pedangdut Imam S Arifin. Pertanyaannya, benarkah semua artis menggunakan doping berupa obat-obatan, narkoba, alkohol atau semacamnya untuk meningkatkan kepercayaan diri, menjaga stamina atau sekedar mengikuti tren? Atau, beberapa memakai doping, tapi bukan dari golongan narkoba? Mari kita simak beberapa penuturan selebriti muda kita ini:

Nikita Willy: Tak Takut Kecanduan

Nikita Willy ternyata juga menggunakan doping, tapi rupanya doping Nikita adalah doping positif. Kok, bisa?

Menurut aktris cantik kita ini, doping itu memang penting untuk setiap orang yang menjalani aktifitas padat seperti dirinya. Setiap hari kudu syuting, belum ada urusan wawancara atau even off atau on air.

Tapi ups, jangan salah sangka dulu tentang doping yang dipakai artis mungil ini. Gadis yang memiliki nama lengkap Nikita Purnama Willy ini, rupanya memiliki cara tersendiri agar kesehatannya tetap terjaga walaupun segudang aktifitas menunggunya.

"Setiap dua minggu sekali aku suntik vitamin dan nge-gym. Viitamin yang aku pakai bukan hanya untuk tenaga, tapi juga untuk kulit supaya tetap fit di lokasi syuting,” ungkap Nikita di Studio Persari Jakarta Selatan belum lama ini.

Namun, seperti diketahui, tidak ada pengobatan dan vitamin bisa dikonsumsi sembarangan. Semuanya itu, harus sesuai dengan prosedur atau berdasarkan ahli kesehatan. Begitu pula yang dilakukan Nikita. Karena merasa sudah sesuai standar, ia tak khawatir nantinya bakal kecanduan.

"Aku nggak takut ketagihan, karena aku konsumsinya pas badan kalau lagi capek. Nggak sampai seminggu sekali aku suntik vitamin C," imbuh Nikita.

Dengan jadwal syuting kejar tayang yang padat, menuntut Nikita untuk tetap fit dan tidak mudah terserang penyakit. Kesibukan syuting, sekolah, dan pemotretan tidak membuat artis remaja ini kewalahan membagi waktu. Dirinya sudah terbiasa membagi jadwalnya secara teratur sesuai dengan aturan sang manajer.

"Kalau sampai sakit parah saat syuting sih, Alhamdulillah nggak pernah dan jangan kalau bisa. Paling cuma capek-capek sedikit aja, sih," ucap Nikita.

Menurut gadis kelahiran Jakarta, 26 Juni 1994, ini narkoba bukanlah satu alasan untuk menjadi semangat dalam setiap pekerjaan dan juga tak memiliki manfaat, justru akan membunuh seseorang yang memakainya.

"Aku tidak tahu sama sekali narkoba itu seperti apa, bentuknya saja aku tidak tahu. Sebab, memang belum pernah melihatnya,” tutur Nikita.

Nikita mengaku, kesehatan itu memang tak ternilai harganya, tapi baginya untuk menjaga kesehatan itu sendiri tidak perlu sampai yang berlebihan. Cukup olahraga atau suntik vitamin C. Bukan malah suntik macam-macam, apalagi sampai memakai obat-obatan terlarang.  

Dhini Aminarti: Memilih Yoga Saja

Dalam menjalani hidup sehari-hari kita sebaiknya selalu mengedepankan kesehatan tubuh dan jiwa kita. Sehat itu nikmat dan juga ada pepatah yang mengatakan bahwa seseorang tidak akan menghargai kesehatannya sendiri disaat ia masih sehat. Begitu pentingnya kesehatan, sehingga ada orang yang rela membayar milyaran rupiah untuk kesehatan dirinya disaat dia sakit.

Seperti halnya aktris cantik Dhini Aminarti. padatnya syuting setiap hari, membuat wanita kelahiran tahun 1983 ini harus memerhatikan kebugaran tubuh. untuk itu, ia memaksakan diri untuk melakukan olahraga seperti yoga contohnya.  

"Biasanya sih, berenang, tapi minimal dua minggu sekali aku melakukan yoga," kata Dhini saat ditemui pusat perbelanjaan kawasan Sudirman Jakarta belum lama ini.

Menurut Dhini, gerakan yoga tidak hanya membuat ia merasa rileks, dan mampu mengolah emosi, tapi juga mengurangi gejala sakit ataupun gangguan kesehatan. Sebab, terkadang tak punya banyak waktu untuk pergi ke tempat yoga.

Dhini mengaku, mendatangkan langsung guru yoga ke rumah. Di rumah, ia melakukan yoga bersama sang ibu dan dalam setiap kali latihan sedikitnya selama satu jam ia melakukan yoga.

Menurut istri Dimas Seto ini, pemakaian doping untuk badan tidaklah baik, karena pastinya akan ada efek samping yang akan dialami tubuh beberapa tahun kemudian Dhini mengaku, ia tak pernah memakai doping atau suntik vitamin sekalipun badannya terasa capek usai melakukan syuting.

"Cukup minum air putih. Nah, kalau badan terasa sakit, ya cukup istirahat saja. Makanya, aku pilih yoga saja,” imbuh Dhini.

Kalau yoga, lanjut Dhini, juga bisa dijadikan terapi untuk menghilangkan sakit flu. {asalnya, Dhini mengaku, pernah syuting sampai malam terkadang membuat badannya drop dan cepat terserang flu.

"Yoga juga bisa menghilangkan flu. Dan, yang aku tahu kalau yoga itu bisa untuk semua umur. Yoga juga bukan olahraga keras," papar Dhini.

Asty Ananta: Doping No, Jamu Yes

Rupanya, dalam menjaga kesehatan tubuh agar tetap terlihat fit, cara yang dilakukan para kaum selebritis memang beragam. Contohnya saja, presenter Asty Ananta yang mengaku masih mengkonsumsi jamu-jamuan tradisional untuk menjaga badannya, agar tetap terlihat sehat.

Aktris asal Semarang ini masih mempercayai khasiat dari jamu tradisional, karena diakuinya dari kecil ia memang sudah mengkonsumsinya. Dan, untuk khasiatnya sendiri sudah ia rasakan sendiri.

"Saya lahir di Semarang. Saya mengenal minum jamu sudah dari kecil. dari mbok-mbok yang bawa bakul jamu lewat depan rumah," ujar Asty di kasawan Kuningan Jakarta belum lama ini. "Jamu kan, baik untuk kesehatan kita. Jamu itu natural. Sampai di Jakarta, saya masih suka minum jamu," lanjut Asty.

Asty masih percaya dengan khasiat ramuan tradisional jamu. Meskipun diakuinya saat ini sudah banyak obat modern yang dapat mencegah sekaligus menyembuhkan berbagai macam penyakit.

"Untuk khasiatnya bisa aku rasain sendiri, misalnya Alhamdulillah jarang sakit. Paling capek aja kalau abis syuting," imbuh Asty.

Walau diakuinya gemar meminum jamu, sembari tertawa ia mengungkapkan kalo dirinya paling ogah minum jamu yang rasanya pahit. Sebab, ia mengaku tidak tahan dan tidak bisa menikmati rasanya. Ia lebih suka jamu yang rasanya manis dan enak. Misalnya air jahe, beras kencur, dan asam kunyit. Kebetulan, ada keluarga dekat yang bisa mengolah ramuannya.

Padatnya aktifitas yang dilakukannya setiap hari, tak membuat presenter cantik ini lupa untuk minum jamu-jamuan tersebut. Asty mengaku, ia selalu menyempatkan untuk minum jamu, paling tidak dua hari sekali. Menurutnya, beras kencur dan asam kunyit itu sangat berkhasiat untuk menjaga kesehatan badan. Terutama, untuk wanita yang mengalami menstruasi supaya tidak terlalu nyeri.

Saat ditanyai tentang pentingnya doping untuk tubuh agar tetap fit, Asty dengan tegas mengatakan: "Wah, kalo doping bukannya bahaya ya, aku cukup pakai jamu atau kalau ada waktu luang aku pasti olahraga saja."

Diakuinya, ia tak tahu begitu banyak mengenai doping. Yang ia tahu, doping yang berfungsi menghilangkan stres akibat kelelahan dan tekanan mental, dampak negatifnya adalah koordinasi dan keseimbangan tubuhnya terganggu, bahkan jiwanya ikut terganggu.

"Kalau habis syuting capek ya, istirahat saja, nggak perlu pakai doping-doping segala," ucap Asty.

Kirana Larasati: Dunia Syuting Rentan Doping

Aktris Kirana Larasati terang-terangan, bahwa dirinya ternyata mengkonsumsi alkohol hingga sempat kecanduan. Awalnya, ia memakai alkohol, karena ikut-ikutan. Lalu, hal itu jadi kebiasaan.

Kirana mengaku, dunia hiburan - khususnya di lokasi syuting - itu rentan dengan doping seperti alkohol. Memang, tidak semua artis memakainya. Tapi, menurut Kirana, ada beberapa temannya yang memakai itu untuk meningkatkan kepercayaan diri dan stamina selama di lokasi syuting, termasuk dirinya.

Untuk itulah, kini ia bertekad ingin merubah menjadi lebih baik, dengan berhenti syuting dan berhenti minum alkohol. Sekarang, ia ingin fokus ke dunia tarik suara. Pasalnya, menurut Kirana kepada CentroOne di kawasan Pancoran Jakarta belum lama ini, semenjak ia syuting, ia tidak lepas dari yang namanya alkohol.

"Entah itu sebelum atau setelah syuting, dulu, biasanya aku selalu minum. Itu pun, ya bareng sama teman-teman di lokasi," ujar Kirana.

Ia pun mengaku, minum alkohol lantaran bukan karena syuting saja, tapi juga punya masalah pribadi, yang tidak bisa diungkapkannya. Belum lama ini, ia mengaku sudah mulai bisa terbebas dari kecanduannya akan alkohol.

"Tapi, nggak semua artis itu semua minum atau makai doping, sih. Hanya ya, adalah, tapi nggak semua," ujar Kirana.

Oleh: Ary Nugraheni

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING