Sabtu, 19 Mei 2012 - 02.09 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

Perangi Korupsi, KPK Luncurkan Film

Jumat, 27 Jan 2012 - 10.12 WIB

abraham samad4

Keyua KPK Abraham Samad

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi bukan hanya piawai 'menggaruk' para koruptor. Lembaga Ad Hoc pimpinan Abraham Samad Cs ini ternyata dapat memproduksi sebuah film layar lebar berjudul "Kita versus Korupsi". 

Film "Kita versus Korupsi" ini merupakan gagasasn lembaga superbody dengan bekerjasama dengan sejumlah pihak seperti Transparency Internasional Indonesia (TII) dan USAID. Sang wakil ketua KPK, Busyro Muqodas lah yang langsung memproduseri film dengan durasi hampir 2 jam ini. Film "Kita versus Korupsi" merupakan rangkaian dari 4 film pendek yang masing-masing film berdurasi 30 menit yang kemudian terangkai menjadi 1 benang merah yakni semangat pemberantasan korupsi sebagai sarat nilai-nilai integritas yang ditanamkan dalam keluarga. 

Keempatnya yakni "Rumah Perkara" Karya Emil Heradi, "Selamat Siang Risa!" Karya Ine Febrianti, "Psssttt... Jangan Bilang Siapa-siapa" karya Chairun Nissa, serta "Aku Padamu" Karya Lasja F. Susatyo. 

Film layar lebar yang disutradarai Chaerun Nissa Cs ini diputar secara perdana di Djakarta Teater, Jakarta Kamis (26/1). Tak kalah dengan film layar lebar yang diproduksi dan diperankan oleh tokoh atau artis papan atas, film ini pun dihiasi oleh sederatan artis yang sudah cukup familiar di dunia perfilman. Diantara para pemain tersebut yakni Teuku RifnuWikana, Ranggani Puspandya, Nicholas Saputra, Revalina S.Temat, Ringgo Agus Rahman, Tora Sudiro, Dominique Diyose, Medina Kamil, Alexandra Natasha, Siska Selvi Dawsen, Nasha Abigail. 

Film "kita vessus korupsi" bukanlah film komersil. Pemutaran film akan dilakukan melalui kegiatan roadshow di kota-kota besar di Indonesia yang dikemas dalam kegiatan bedah atau diskusi film. Masyarakat juga bisa menginisiasi pemutaran film ini dengan menghubungi lembaga superbody KPK ataupun TII. 

Ketua KPK, Abraham Samad melalui siaran persnya mengatakan, melalui film ini, KPK ingin menginisiasi dukungan masyarakat terhadap upaya pencegahan korupsi melalui medium film.

"Kami yakin film dapat menjadi medium kampanye antikorupsi yang kreatif, karena lebih menarik dan pesannya lebih mudah dicerna publik," tulis Ketua KPK, Abraham Samad pada siaran persnya, Kamis (26/1). 

Untuk diketahui, proses pembuatan film melibatkan publik secara intensif. Dimulai dari lomba ide cerita pada September 2011, yang dilanjutkan dengan kegiatan workshop pengembangan cerita (skenario) hingga rangkaian diskusi dengan banyak tokoh media, aktivis media sosial, jurnalis, termasuk pimpinan KPK dalam rangka menggali dan mengembangam ide. 

Proses pembuatan film ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat, khususnya para sineas film muda sutradara, aktor, scriptwiter dan kru, yang tergerak untuk turut andil dalam upaya pencegahan korupsi melalui sebuah film. 

"Kami berharap film ini tidak hanya menjadi sebuah tontonan, tetapi sekaligus menjadi tuntunan serta mampu menginspirasi setiap penontonnya untuk melakukan refleksi terhadap dirinya masing-masing nmengenai nilai-nilai integritas," ujar Abraham. 

Oleh: Rangga Tranggana-Editor: Vivi Irmawati

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING