Kamis, 24 Jul 2014 - 04.59 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

Sebelum ke Silverstone, Sean Practice di Pembrey

Kamis, 04 Apr 2013 - 19.05 WIB

Sean F3

Sean Gelael. (ist)

Jakarta - Pebalap muda Indonesia Sean Gelael bersiap menghadapi putaran kedua Kejuaraan Formula 3 Eropa di Sirkuit Silverstone, Inggris, 13-14 April mendatang. Salah satu persiapan yang akan dilakukan Sean adalah melakukan practice di Pembrey, Wales.

Sean sebelumnya sempat mendapatkan pujian atas peformanya saat seri pertama di Monza. Pembalap  paling muda di antara 30 peserta dari berbagai negara itu menempati urutan ke-14 pada race pertama, kemudian para race kedua di urutan ke-16 dan race ketiga urutan ke-18.

Kini Sean mempersiapkan diri untuk menghadapi seri berikutnya di Silverstone. Sama seperti Monza, sirkuit Silverstone baru dipakai untuk pertama kalinya untuk ajang kejuaraan F3. Sebab itu, persiapan perlu dilakukan dengan melakukan tes di Pembrey.

Ricardo Gelael, ayah dari Sean, mengungkapkan bahwa tes tersebut adalah untuk mendapatkan setingan yang pas karena setingan di Monza akan berbeda dengan Silverstone. Selain itu, di Silverstone juga tidak ada test sebelum latihan resmi.

"Jadi Sean akan test dulu di Pembrey seminggu sebelum lomba karena di F3 itu adalah development karena settingan wing di Silverstone akan berbeda seperti saat di Monza," ungkap Ricardo saat berbincang bincang dengan wartawan di Jakarta.

“Kalau pada putaran pertama di Monza, Italia, ada test sebelum latihan resmi, maka di Silverstone langsung latihan resmi pertama dan kedua masing masing 40 menit, sebelum melakukan sesi kualifikasi," lanjut Ricardo.

Meski hasil di putaran pertama sempat mendapatkan pujian, namun Ricardo menegaskan bahwa tahun pertama ini akan menjadi tahun pembelajaran bagi Sean. "Jadi untuk Sean pengalaman dulu tapi untuk bicara podium masih jauhlah," ujar mantan pereli nasional ini.

"Tahun ini belajar dulu. Kita lihat kemajuan dan posisinya jika bisa konstan 20 besar, ke 15 besar tapi belum bicara podium. Karena lawannya rata rata sudah masuk tahun ke-3-4. Sedangkan Sean satu-satunya pebalap Asia yang belum terbiasa dengan trek Eropa," ujarnya.

Namun, Ricardo berharap setelah melewati tiga putaran rasa percaya diri Sean bisa bertambah karena sudah mulai mengenai karakter mobil. Pasalnya, lomba balap F3 ini sangat ketat bukan hanya pebalapnya namun kerja tim juga sangat penting tidak ubahnya seperti laga Formula 1.

“Saya melihat lomba F3 itu sudah seperti F1, bukan cara nyetirnya, tapi cara balapannya mulai dari belakang layar hingga ke lintasan. Kecanggihan mekanik menjadi salah satu penentu dalam perlombaan itu dan persaingannya amat ketat,” kata Ricardo.  

Sean mendapat perhatian dalam perlombaan itu, selain sebagai wakil Asia, peserta termuda dan pertama kali tampil. "Saya senang ia mendapat dukungan kuat sebagai wakil Asia, baik dari pihak tim maupun pemasok mesin Dallara, Mercedes," tukas Ricardo.

Editor: Reky Kalumata

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING