Rabu, 22 Okt 2014 - 11.46 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

PPATK Yakin TPPU DS Uang Legal Simulator

Selasa, 15 Jan 2013 - 11.27 WIB

djoko 2

Djoko Susilo. Ist

Jakarta - Wakil Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Agus Santoso mengapresiasi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Irjen Djoko Susilo sebagai tersangka kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU). Sebab, semua pihak yang terlibat dan menerima aliran dana dapat dimintai pertanggungjawaban hukum.  

"Dengan digunakannya Undang-undang anti pencucian uang, maka semua pihak yang terlibat dan menerima aliran dana dapat dimintai pertanggungjawaban hukum," kata Agus Santoso saat dihubungi, Senin (14/1/2013) malam.  

Djoko yang juga bertatus tersangka kasus dugaan korupsi Simulator SIM itu ditengarai telah menyamarkan, mengubah bentuk, menyembunyikan, mentransfer, uang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi. Karena itu, Agus percaya jika kebanyakan pelaku tindak pidana korupsi yang melibatkan uang dalam jumlah yang cukup besar juga melakukan TPPU.  

"Pasti uang ilegalnya akan disamarkan dan lain sebagainya," kata Agus.  

Dijelaskan Agus lebih lanjut bahwa dalam pasal 77 dan 78 undang-undang TPPU juga memberikan dasar hukum untuk menerapkan pembuktian terbalik terhadap harta tersangka di pengadilan. Pasal tersebut menegaskan bahwa harta yang dimiliki Djoko bukan berasal dari tindak pidana. Sebaliknya, jika tidak dapat membuktikan maka hartanya dirampas untuk negara.  

Sebelumnnya, Mantan Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas Polri) Inspektur Jenderal Djoko Susilo telah ditetapkan sebagai tersangka pencucian uang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK menduga Jenderal Djoko Susilo telah melakukan praktek TPPU dengan cara menyamarkan, mengubah bentuk, menyembunyikan, mentransfer uang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi yakni kasus Simulator SIM.  

KPK sejauh ini telah melakukan pembekuan terhadap sejumlah aset milik mantan Gubernur Akademi Kepolisian itu untuk penyidikan kasus Simulator SIM.

"DS sejak kemarin persisnya pekan lalu, KPK meningkatkan ke proses penyidikannya sebagai tersangka. Yang bersangkutan disangkakan pasal 3 dan atau pasal 4 Undang-undang No 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan TPPU. Dan atau pasal 3 ayat 1, atau pasal 6 ayat 1 UU No 15 tahun 2002 tentang pemberantasan TPPU," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP di kantornya, Senin, (14/1/2013).  

Reporter: Rangga Tranggana - Editor: Vivi Irmawati

 

 

 

 

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING