Eyang Subur Minta Perlindungan ke Mabes Polri

Rabu, 27 Mar 2013 - 17.03 WIB
Eyang Subur editt

centroOne/Istimewa

Jakarta - Eyang Subur mungkin gerah atas 'nyanyian' Adi Bing Slamet di beberapa media. Atas dugaan fitnah yang dilakukan oleh Adi itu, kini pria berinisial 'S' tersebut mendatangi Mabes Polri melalui kuasa hukumnya, Ramdan Alamsyah pada Rabu (27/3).

Dalam aduannya ke pihak kepolisian tersebut, Ramdan mengatakan, bila beberapa orang yang mengaku korban dari Eyang Subur mengancam akan mengerahkan massa untuk mendatangi kediaman kliennya yang diduga memiliki kekuatan magic tersebut.

Namun disayangkan, dalam aduannya ke Mabes Polri itu, Ramdan hanya bisa menemui staff Jenderal Polisi Drs. Timur Pradopo. Diakui Ramdan, karena Jenderal bintang empat alumnus Akpol 1978 itu sedang tidak ada di tempat.

"Tapi, permohonan perlindungan hukum dari ancaman upaya provokasi dan fitnah yang diduga dilakukan oleh Adi Bing Slamet sudah kami sampaikan," ujar Ramdan di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Dalam surat yang dikirim itu, Ramdan mengatakan ada 11 poin yang diajukan kliennya, Eyang Subur.

"Kami sampai ke Mabes polri kali ini ada 11 poin perlindungan hukum yang diajukan," imbuh Ramdan.

Selaku kuasa hukum Eyang Subur, Ramdan pun berharap, pihak kepolisian bisa menindak-lanjuti laporannya itu, guna mendapatkan keselamatan.

"Kedatangan kami ke sini, kami minta Pak Timur segera melakukan tindakan - setidaknya penyelidikan, agar tidak ada fitnah dari pihak Adi. Surat dari ancaman, provokasi, dan fitnah terhadap Adi Bing Slamet. Selain itu, kami minta penyelidikan dilakukan sampai tuntas. Ini ada upaya provokasi. Beritanya tidak berimbang, membiarkan fitnah-fitnah. Kami berharap pihak Polri mampu melakukan penyelidikan," papar Ramdan.

Oleh: Fahrul Anwar - Editor: Ary Nugraheni

Temukan artikel ini di

http://www.centroone.com/index.php/lifestyle/2013/03/2ar/eyang-subur-minta-perlindungan-ke-mabes-polri/