Sabtu, 20 Des 2014 - 22.42 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

4 Peneliti Wanita Indonesia Raih Penghargaan Internasional

Selasa, 04 Sep 2012 - 10.29 WIB

iatmosukarto

Dr. Ines Atmosukarto, salah satu peraih Anugerah Iptek 2012. (Ist)

Jakarta - Empat perempuan peneliti muda Indonesia peraih penghargaan L'Oreal For Women In Science Internasional menerima Anugerah Iptek 2012 dari Kementerian Riset dan Teknologi.

Menurut Direktur Utama PT L'Oreal Indonesia, Vismay Sharma, penghargaan tersebut diberikan berkat prestasi dan sumbangan mereka dalam memajukan dunia sains sekaligus mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional.

"Kami ucapkan selamat kepada para Fellows L'Oreal FWIS Internasional, dan berharap kerja keras mereka dapat terus menjadi inspirasi bagi perempuan peneliti muda Indonesia lainnya," kata Vismay seperti dikutip dari Antara.

Anugerah Iptek 2012 Kategori "Perempuan Peneliti" diserahkan oleh Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta, yang mendampingi Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono belum lama ini di Bandung kepada Dr. Ines Atmosukarto (Peneliti Jamur Endofit untuk obat kanker), Dr. Fenny Martha Dwivanny (Peneliti Anti-Aging Pisang).

Kemudian, Made Tri Penia Aria Kresnowati, PhD (Peneliti Bioreaktor Aplikasi Sel Punca), dan Sidrotun Naim, S.Si, M.Mart.ST, PhD (Peneliti Virus Udang), di Gedung Merdeka, Bandung. Penghargaan diberikan bertepatan dengan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-17.

L'Oreal For Women In Science adalah salah satu bentuk kerja sama sinergis antara pemerintah dan swasta yang berhasil mengangkat figur perempuan peneliti muda Indonesia di kancah internasional.

Empat perempuan peneliti muda L'Oreal FWIS Internasional yang menerima Anugerah Iptek 2012, diharapkan terus berkarya demi kemajuan sains dan teknologi bangsa Indonesia.

Salah satu penerima Anugerah Iptek 2012, Dr. Ines Atmosukarto mengatakan kebanggaannya karena sumbangannya dalam dunia sains mendapatkan penghargaan yang tinggi dari pemerintah melalui Kementerian Riset dan Teknologi.

Hal ini tentu, lanjut Ines, tak lepas dari dukungan L'Oreal yang berupaya membuka dan membangun jaringan dunia penelitian, karena Program fellowship L'Oreal For Women In Science adalah gerbang menuju dunia sains dan teknologi internasional yang memungkinkan proyek penelitian berlanjut.

"Kami berharap jejak ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Indonesia di masa yang akan datang," tambahnya.

L'Oreal Indonesia bekerja sama dengan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (KNIU) menyelenggarakan program L'Oreal For Women In Science sejak tahun 2004.

Hingga saat ini, sebanyak 25 orang perempuan peneliti muda Indonesia yang terdiri atas 19 peneliti di bidang Life Sciences dan 6 peneliti di bidang Material Sciences telah menerima fellowship L'Oreal For Women In Science, dan empat diantaranya berhasil mendapatkan pengakuan L'Oreal For Women In Science Internasional dan Iptek 2012. (Ant)

 

Editor: Masruroh

 

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING