Gaun Imlek 2012 Kini Lebih Modern

Jumat, 20 Jan 2012 - 15.23 WIB
lassale1

Gaun Imlek yang kini lebih modern.

Surabaya- Gaun Cina sekarang bukan sekedar cheongsam dengan gaya tradisional. Berkat kreativitas perancang muda Margaretha Yusuf, gaun-gaun ini bisa tampil lebih modern dan sophisticated. 

Sembilan gaun yang ditampilkan Etha, sapaan akrab Margaretha tidak menampilkan detail cheongsam secara utuh. Di tangannya, cheongsam berubah menjadi lebih elegan dan modis. Warnanya pun tidak selalu didominasi warna. Garis Imlek ditunjukkan melalui detail yang terinspirasi dari gaun atau atribut Imlek. 

"Kesan Imlek tidak selalu diaplikasikan penuh di semua busana. Ada yang hanya di kerah shanghai atau warna merah saja, tapi ini lebih ke busana China era 1920-an," kata Etha ditemui dalam pagelaran Flowing Beauty in Chinesse New Year 2012, Jumat (20/01) di Surabaya. Sesuai dengan temanya yang flowing atau melayang, bagian bawah gaun ini memang tampak ringan melayang. 

Alumnus Lasalle College International tahun 2009 ini menampilkan sembilan busana yang bisa digunakan saat menghadiri perayaan Imlek. Seperti diketahui, Imlek saat ini tidak hanya dirayakan warga keturunan. Masyarakat dari etnis lain juga turut merayakan karena mendapat undangan dari rekan bisnis atau teman kerja. 

Karena memang modifikasi, gaun-gaun yang diperagakan model tidak terlalu tertutup seperti cheongsam tradisional. Bahan garmen yang dipakai pun tidak lepas juga dari bahan tradisi mandarin seperti sifon, satin silk, brokat, dan bulu-bulu. Seperti dikatakan, warnanya tidak selalu merah namun lebih elegan antara lain burgundy, merah terang, creme, skin tone atau warna kulit dan salmon pink. 

Oleh: Anggraenny Prajayanti-Editor: Vivi Irmawati

Temukan artikel ini di

http://www.centroone.com/index.php/female/2012/01/1r/gaun-imlek-2012-kini-lebih-modern/