Jakarta - Jakarta Fashion dan Food Festival (JFFF) telah
siap digelar untuk ke-9 kalinya di kawasan Sentra Kelapa
Gading pada 12-27 Mei 2012. Tahun ini, JFFF bertemakan
Innofashion, perpaduan innovation dan fashion.
Dari berita rilis yang diterima centroOne, Sabtu (28/4),
JFFF mulai digelar sejak 2004 dan setelah itu digelar setiap
bulan Mei. JFFF lahir dari sebuah idealisme yang diprakarsai
oleh PT Summarecon Agung TBK dengan Pemerintah Provinsi DKI
Jakarta lewat Dinas Pariwisata DKI Jakarta.
Pada even ini aneka ragam kegiatan fashion, food, dan
entertainment akan digelar selama 16 hari penuh. Pertunjukan
Gading Nite Carnival (GNC) pada 12 Mei 2012 akan mengawali
festival akbar tersebut.
Satu satunya karnaval yang digelar malam hari di Indonesia
ini akan mengelilingi kawasan Sentra Kelapa Gading. Tema
"wonderlush" yang menampilkan eksplorasi kekayaan alam dan
juga budaya nusantara.
Fashion Extravaganza adalah rangkaian program dari JFFF. Ada
4 kategori koleksi fashion yang akan ditampilkan Indonesia,
Label Designer, Indonesian Exclusive Designer, Indonesia
Fashion Brand, Internasional Fashion Brand.
Pagelaran busana yang berlangsung dari 14-26 Mei 2012 ini
akan melibatkan puluhan desainer ternama dengan ragam latar
belakang, seperti Asosiasi Perancang Model Indonesia (IPMI),
Usaha Kecil dan Menenangah (UKM), pada desainer muda dari
sejumlah sekolah mode di Jakarta.
Sedangkan bagi para generasi muda yang tertarik pada
industri fashion lewat dunia modeling, wirausaha, dan
kecantikan dapat mengikuti Gading Model Search (GSM), maupun
GSM Kids, Gading Fashion Entrepreneurship Awards (GFEA) dan
Gading Beauty Awards (GBA).
Namun bukan hanya dunia mode, JFFF akan menampilkan
serangkaian program kuliner. Kaitannya dengan JFFF adalah
wujud kreatifitas dalam mengangkat pesona kuliner nusantara
serta citra Summarecon Kelapa Gading sebagai kota sejuta
makanan.
Nah, untuk JFFF tahun ini akan mengangkat Kampung Tempo
Doeloe (KTD) di La Piazza 11 Mei - 3 Juni 2012. Tema yang
diangkat adalah Oud Batavia, dimana pengunjung dapat
menikmati lezatnya penganan khas tanah air dengan suasana
replica bangunan bersejarah kota Jakarta masa silam dengan
nama Batavia.
Sesuai temanya, para pengunjung dapat menjumpai jenis
makanan pengaruh masa kolonial seperti klappertaart,
Bitterballen dan Poffertjes. KTD juga menghadirkan puluhan
pedagang makanan khas nusantara yang sudah tak asing lagi
seperti Empal Gentong Putra Mang Darma, Tongsen Pak Budi dan
Kuptan Tahu Magelang.
Sementara di Multi Puposse Hall (MPH) akan digelar Wine and
Cheese Expo dari 11-27 Mei 2012. Ini adalah sarana pertemuan
budaya lokal dan internasional lewat pameran wine dan keju
terbaik dari sejumlah negara sahabat, diantaranya Perancis,
Australia, Argentina, Chili, dan New Zealand.
"Dua minggu lagi kita akan menyaksikan karnaval sebagai
pembukaan even JFFF ini. Selamat menikmati festival Fashion
dan Food," kata Soegianto Nagaria Chairman of JFFF, Kamis
(26/4), saat Press Conference di Harris Hotel Kelapa Gading,
Jakarta Utara.