Gaun Etnik Dua Desainer Indonesia Dipuji di Cannes

Kamis, 14 Jun 2012 - 21.51 WIB
dian sastro fahrul editt

centroOne/Fahrul Anwar

Jakarta - Dua desainer ternama Indonesia, Sebastian Gunawan dan Didit Hedi Prasetyo, kembali memperkenalkan karyanya saat di ajang Festival Film Cannes 2012 di Paris beberapa waktu lalu. Bersama ikon Loreal Paris, Dian Sastrowardoyo, gaun cantik dua desainer tersebut dibawa ke ajang internasional itu sekaligus untuk memperkenalkan budaya yang dimiliki negeri ini.

Dengan sentuhan khas Indonesia, Sebastian dan Didit membuat gaun full skirt bergaya tahun 1950-an dalam material damas. Itu, dikombinasikan oleh Sebastian dengan selendang dari kain tenun Bali sebagai sentuhan etnik tradisonal. Gaya klasik ini dipilih secara khusus untuk Dian, yang dinilai secara khusus memiliki classic beauty.

Dian mengungkapkan, ia tergolong beruntung, karena dikirim ke ajang red carpet yang bertebaran para bintang Hollywood tersebut. Jadi, kata Dian, yang membuatnya kian percaya diri, disana ia didandani memakai baju Eddy Betty dan Sebastian Gunawan, juga stylist Michael Angle - stylist ternama di Paris.

"Waktu mengenakan rancangan desainer lokal itu nggak ada gangguan apapun. Rasanya bangga jadi anak Indonesia yang bisa jalan di red carpet. Apalagi, pakai baju orang Indonesia - paling tidak bisa memperkenalkan karya bangsa. Mereka pun memuji hasil karya rancangan desainer kita saat aku kenakan bajunya," ungkap Dian, Kamis (14/6), di kawasan SCBD Sudirman, Jakarta.

Sementara, tambah Dian, untuk busana rancangan desainer Didit Prasetyo, gaun yang dikenakannya itu memilih kain songket bernuansa silver yang berasal dari Palembang. Di rancangan Didit ada penambahan aplikasi pita pada bagian pinggul.

"Tambahan itu sepertinya memberikan kesan feminim dan elegan yang semakin kental. Pastinya, itu pujian dari teman-teman brands ambassador lain yang waktu diundang ke acara itu, seperti Michael Angel saat memuji rancangan desainer dalam negeri kita," pungkas Dian.

Oleh: Fahrul Anwar - Editor: Ary Nugraheni

Temukan artikel ini di

http://www.centroone.com/female/2012/06/1ar/gaun-etnik-dua-desainer-indonesia-dipuji-di-cannes/