Rabu, 30 Jul 2014 - 03.48 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

'Pendamping' yang Salah Saat Makan Kepiting

Senin, 05 Mar 2012 - 22.38 WIB

kepiting edit

Nikmatnya masakan kepiting - centroOne/istimewa

Jakarta - Bagi Anda penggemar masakan kepiting, berhati-hatilah saat mengkonsumsinya. Sebab, ada beberapa kejadian di sekitar kita, orang setelah makan kepiting malah berasa 'keracunan'. Akibatnya, perut mual, muntah-muntah, demam, dan parahnya - dari beberapa kejadian setelah makan kepiting dengan dicampur beberapa menu makanan - malah mengakibatkan kematian.

Kepiting memang kaya gizi. Kandungan protein yang terkandung di dalamnya lebih banyak dibanding daging ikan maupun babi. Misalnya seperti kalsium, zat fosfor (P), zat besi dan vitamin A. Kepiting juga mengandung asam glutamat, asam amino dan zat asam lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.

Meski begitu, dikutip dari laman forum kesehatan, ternyata kepiting juga memiliki banyak pantangannya, dan kepiting biasanya tidak dapat disatukan begitu saja dengan jenis makanan tertentu. Maka, ada baiknya kita menghindari dan mengenali jenis makanan yang harus dihindari ketika sedang menyantap kepiting. Ini dia jenis makanannya:

1. Buah Kesemek
Setiap tahun saat musim panen kepiting, bersamaan pula musim panen buah kesemak. Walaupun mereka memiliki musim panen yang sama, tapi sebenarnya mereka bermusuhan saat dihidangkan di meja makan. Daging kepiting banyak mengandung protein, sedangkan buah kesemek mengandung banyak asam tanat (asam yang dapat menghancurkan protein). Jika keduanya dikonsumsi bersamaan, asam tanat yang terkandung dalam buah kesemak akan membuat protein yang ada dalam daging kepiting beku menggumpal, sehingga sulit untuk dicernakan, dan apabila terlalu lama berada dalam usus akan meragi dan membusuk, sehingga menyebabkan rasa mual, muntah, nyeri perut, diare, dan lain sebagainya.

2. Teh
Kebanyakan orang setelah makan kepiting secara kebiasaan akan minum teh, mereka mengira dapat membantu pencernaan. Akan tetapi itu justru dapat menyebabkan pencernaan terganggu. Minum teh saat makan kepiting akan melumerkan getah lambung. Bukan saja mempengaruhi pencernaan dan daya serap, tapi juga menurunkan fungsi pembasmi kuman dari getah lambung, sehingga bakteri dapat hidup bebas dalam lambung. Selain itu air teh juga mengandung asam tanat yang sama dengan buah kesemak, mengkonsumsinya bersama akan menimbulkan gejala tidak enak pada usus lambung.

3. Buah Pear
Meskipun buah pir adalah obat mujarab untuk mengurangi kekeringan di musim gugur, tetapi sewaktu mengkomsumsi kepiting sebaiknya diberi tenggang waktu. Khususnya bagi penderita limpa lambung lemah dingin harus lebih memperhatikan masalah ini. Hal ini dikarenakan buah pir adalah makanan yang bersifat dingin, makan bersama dengan kepiting yang bersifat dingin, akan melukai limpa lambung, mengakibatkan pencernaan buruk. Dengan alasan yang sama, setelah makan kepiting juga tidak cocok segera minum air es, makan es krim atau minuman dingin lainnya, bila tidak, akan menimbulkan diare.

4. Daging Kambing
Daging kambing juga tidak baik jika menjadi pendamping hidangan kepiting. Hal ini dikarenakan daging kambing bersifat panas, sedangkan daging kepiting bersifat dingin. Apabila dikonsumsi secara bersamaan, tidak saja akan mengurangi fungsi memperkuat dan menghangatkan dari daging kambing, tapi juga akan mengganggu limpa lambung. Dengan alasan yg sama, kepiting juga tidak cocok dikonsumsi dengan ikan gabus yang berfungsi memperkuat dan menghangatkan.

Berbagai Sumber - Editor: Ary Nugraheni

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING