Mengintip Karya Empat Desainer di IFW 2012
Senin, 13 Peb 2012 - 13.32 WIB
Salah seorang perancang muda, Disti, yang bakal memamerkan koleksi terbarunya di ajang IFW 2012 - CentroOne/Fahrul Anwar
Jakarta - Indonesian Fashion Week (IFW) 2012 segera digelar. Yakni, mulai 23 - 26 Februari 2012 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan Jakarta. Rancangan yang coba dipamerkan keempat designer muda kondang Tanah Air ini, sebenarnya semacam intipan kecil sebelum menuju gerbang IFW 2012.
Boleh dibilang, even yang disajikan melalui 'House' (rumah bagi keempat perancang tersebut menyebutnya, red) seperti pemanasan lebih awal sebelum mereka meluncurkan best sellernya ke ajang fashion yang lebih besar.
Salah seorang desainer yang terlibat dalam even ini adalah Ardistia Dwiasri atau biasa dipanggil dengan Disti. Kebetulan, di dunia fashion Tanah Air, ia sudah lama dikenal dengan nama Ardistia New York, Art Instalations.
Disti yang dalam rangka menggelar stage preview-nya di IFW 2012 mengatakan, bahwa para desainer yang mengikutinya melalui istalation-nya yang terdiri dari furniture designer karya Alvine. Dari itu, ada Disti dengan Ardistia New York-nya, Stella Rissa, dan Aguste Susastro. Ke-empat desainer ini akan fashion show di IFW 2012, dengan koleksi yang lebih besar.
Kemudian Alvin juga akan punya instalation yang jauh lebih besar dari yang coba pihaknya pamerkan. Pasalnya, acara preview yang digelar di Pacific Place Jakarta belum lama ini semacam intipan kecil yang bakal disuguhkan ke-empat perancang Indonesia sebelum ke acara yang lebih besar.
Kepada CentroOne, wanita kelahiran Jakarta, 5 Juli 1979, ini mengaku meski baru hari pertama ke-empat desainer kondang memamerkan rancangannya di depan publik, sudah berhasil menjadi perhatian pengunjung. Pengunjung yang hadir terus menatap rancangan karya indah milik ke-empat desainer muda ini.
"Kami bilang, ini seperti house (rumah, red)," kata Ardistia Dwiasri singkat.
Sedangkan untuk tema, kali ini Disti yang bakal menampilkan sebanyak 24 lux di ajang IFW 2012 nanti, coba menunjukkan tema koleksinya yang terinpirasi dari rancangan arsitektur dan furniture dari desainer terkenal asal Italia, Carlo Mollino, yang terkenal dengan julukan modern timeless.
"Dia (Carlo, red) itu kerjanya dari tahun '20-an sampai sekarang desainnya masih kelihatan modern dan sangat relevan hingga hari ini. Rasanya, cocok dengan konsep aku juga, yaitu modern dan timeless dalam arti tidak mengenal seassion," papar Disti.
Jadi, lanjut Disti, mau dipakai beberapa tahun ke depan, juga tetap modern. Target pasar Disti sendiri, memang untuk kalangan menengah ke atas. Jadi, jaket yang oversice boy friend jakcket, selama celana pendek dan itu dari season- season itu 'best seller' elemers sama. Hanya, dikasih warna baru dan dikasih detailing baru, tapi lux-nya mirip.
"Gaun ini pernah dikenakan sama Mesti Ariotedjo, model, artis, dan juga musisi pada saat pembukaan IFW 2011 lalu," urai Disti.
Oleh: Fahrul Anwar - Editor: Ary Nugraheni