Merah Putih Dalam Balutan Brokat Prada
Senin, 15 Agu 2011 - 22.20 WIB
Foto : CentroOne.com / Jatmiko
Surabaya - Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 66, Annyta Purnomo, designer muda dari Surabaya, Senin (15/8) siang, menggelar pagelaran “fashion on the street”. Kali ini dipilih kawasan JL Panglima Sudirman sebagai 'catwalk'.
Tiga model berparas ayu mengenakan baju pesta yang didesain terbuat dari bahan tuller, siffon, satin stretch, organdi dan batik yang bertemakan merah putih serta kain brokat prada.
“Untuk brokatnya, satu meter harganya bisa sampai Rp 700-an ribu,” ujar Annyta.
Kenapa baju pesta yang didesain dan dipamerkan waktu momen 17 Agutus? “Biasanya, ketika seseorang berulang tahun, maka akan diadakan pesta untuk memperingati ulang tahun tersebut. Nah, desain baju saya kali ini dapat digunakan kaum muda-mudi dalam pesta peringatan ulang tahun kemerdekaan RI,” tandas bungsu dari 2 bersaudara ini.
Warna merah dan putih dipilih karena melambangkan bendera sebagai Lambang Negara. Sedangkan pemilihan lokasi di sekitar bambung runcing untuk memperkuat suasana kemerdekaan republik ini. Mengingat bambu runcing salah satu senjata yang digunakan pejuang di waktu perang dahulu.
Penyertaan batik dalam desain, salah satunya karena telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya bangsa dipadukan dengan kain brokat prada. Menghasilkan perpaduan apik sekaligus terkesan mewah.
“Sedangkan bahan tulle, sifon, organdi dan satin strecth saya pilih karena punya karakteristik dapat menonjolkan keanggunan gadis muda,” imbuh Annyta.
Oleh: Jatmiko - Editor: Masruroh