Jumat, 31 Okt 2014 - 05.56 WIB
Follow : Like : RSS : Mobile :
Latest News

Wayang Semalam Suntuk Meriahkan Ultah Museum Nasional

Sabtu, 18 Mei 2013 - 09:00 s/d Kamis, 30 Mei 2013 - 00:00

wayang2 editt

centroOne/Istimewa

Jakarta - Peringatan ulang tahun ke-235 Museum Nasional Indonesia (MNI) akan dimeriahkan dengan pergelaran wayang kulit semalam suntuk bersama dalang Ki Enthus Susmono.

Kepala Museum Nasional Indonesia, Intan Mardiana, Jumat (17/5), di Jakarta mengatakan pergelaran wayang kulit semalam suntuk tersebut untuk memberi hiburan pada masyarakat sekaligus menumbuhkan kecintaan pada kebudayaan asli negeri sendiri.

MNI, menurut Intan, menggelar serangkaian acara dari 18 hingga 30 Mei 2013 untuk memperingati hari jadinya. Kegiatan tersebut sekaligus untuk memperingati Hari Internasional Museum yang jatuh pada Sabtu (18/5) besok.

Karena itu, ia mengatakan MNI akan turut ambil bagian menunjukkan beberapa koleksi andalan pada acara International Museum Day yang berpusat di Museum Fatahilah, Kota Tua, Jakarta, sejak pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Kegiatan tersebut akan dilanjutkan MNI dengan menggelar berbagai lomba bagi murid-murid SD hingga para mahasiswa pada 22 hingga 27 Mei. Beberapa lomba yang dipertandingkan adalah melukis di media kendi, melukis payung geulis, memainkan angklung, tari saman, dan desain cendera mata.

Selanjutnya, ia mengatakan MNI akan mengadakan seminar yang membahas strategi untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, sehingga diharapkan museum bukan hanya sekedar menampilkan masa lalu, tapi juga masa kini, dan masa depan. Kegiatan seminar akan dilaksanakan di Museum Nasional Indonesia di Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada 28 Mei.

Sebagai puncak acara digelar Gebyar Festival Hari Museum Internasional dan 235 Tahun MNI dilaksanakan pada 30 Mei dengan ditandai pameran hasil kreativitas edukatif kultural, termasuk pemberian hadiah pada para pemenang lomba.

Acara, menurut Intan, juga akan diramaikan dengan pergelaran kesenian anak-anak berkebutuhan khusus. Sementara Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Kacung Maridjan mengatakan, kegiatan tersebut tentu juga menjadi upaya menumbuhkan cinta masyarakat terhadap museum.

Ia mengatakan, gerakan cinta museum tidak afdol jika tidak ditunjukkan dengan kunjungan ke museum. Karena itu, seluruh kegiatan diciptakan khusus untuk memikat mansyarakat. (ant)

Editor: Ary Nugraheni

Komentar

Belum ada yang memberikan komentar.

Kirim Komentar

Untuk kirim komentar silahkan Login atau Register

NEWSLETTER
Get our free Centro One newsletter and stay in touch with the latest news and updates from your email inbox!
POLLING