Cara Cermat Kelola THR Agar Tak Lenyap Begitu Saja

Selasa, 07 Jul 2015 | 10.01 WIB

Cara Cermat Kelola THR Agar Tak Lenyap Begitu Saja

Foto: centroOne/Istimewa


7. Bukan Mengubah Gaya Hidup

Ber-Lebaran bukan berarti mengubah gaya hidup kita. Ini kerap terjadi, terutama bagi mereka yang selama ini tinggal dan bekerja di kota besar seperti Jakarta, ketika Lebaran dan pulang ke kampung halamannya, secara tidak sadar mengubah gaya hidupnya. Yang biasanya berbelanja biasa saja sesuai kebutuhan, ketika sampai kampung halaman pembelanjaan menjadi sangat banyak. Ada yang karena alasan gengsi, karena dianggap orang yang telah sukses menaklukan kota besar, ada pula yang menjadi kalap menikmati segala romantika dan kenangan masa lalu di kampung halamannya.

Bahkan, ada yang sebelum pulang kampung dibela-belain untuk membeli gadget baru ataupun mobil baru untuk sekadar dipamerkan kepada orang-orang di kampung halaman, padahal gadget ataupun mobil mereka sebenarnya masih bagus dan tidak ada keluhan. Untuk itu, daripada hanya mengejar gengsi yang mengakibatkan kita sendiri yang menjadi kerepotan setelah berlebaran karena uang sudah habis untuk dibelanjakan dan dibagi-bagikan di kampung halaman, akan lebih baik bila dianggarkan dengan lebih cermat sebelum ber-Hari Raya. Dan, yang lebih penting adalah mengubah mindset kita tentang makna ber-Lebaran yang sesungguhnya.

8. Jangan Berhutang

Jangan berhutang untuk merayakan Lebaran. Ingat hakekat ber-Lebaran adalah hati yang menjadi bersih dan suci kembali setelah sebulan berpuasa, bukannya berapa banyak makanan yang kita sajikan ataupun kemeriahan yang kita ciptakan. Bila ternyata keadaan kita saat ini sedang kurang beruntung dengan kurangnya dana untuk berlebaran, rayakanlah sebisanya sesuai dengan kemampuan kita.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan bagi para perantau harus menunda kepulangannya ke kampung halaman bila ternyata dananya tidak mencukupi. Kabarkan pada orangtua ataupun sanak saudara di kampung halaman tentang kesulitan dan keadaan Anda yang sebenarnya terjadi, sehingga mereka dapat memahami mengapa Anda tidak dapat pulang kampung pada Lebaran kali ini. Memaksakan diri untuk berhutang demi bisa merayakan Lebaran tentu berisiko pada kesulitan dalam pelunasannya - yang berakibat pengeluaran kita justru akan semakin besar dan semakin merepotkan nantinya.

(Rie Nugraheni)
PREV