Cara Cermat Kelola THR Agar Tak Lenyap Begitu Saja

Selasa, 07 Jul 2015 | 10.01 WIB

Cara Cermat Kelola THR Agar Tak Lenyap Begitu Saja

Foto: centroOne/Istimewa


4. Uang untuk Oleh-oleh

Berdasarkan Lebaran-Lebaran sebelumnya, hitung berapa orang yang akan dibawakan oleh-oleh, termasuk berapa orang yang akan diberikan angpau. Dengan demikian, kita bisa menganggarkan dengan cermat dana yang dibutuhkan untuk kebutuhan ini. Karena risiko membelikan oleh-oleh secara dadakan adalah bisa jadi barangnya menjadi sulit didapatkan ataupun sudah ada kenaikan harga.

5. Baju Lebaran

Meskipun sebenarnya hal ini menjadi sesuatu hal yang dianggap mubadzir, tapi pada kenyataannya memang banyak di masyarakat kita menganggap bahwa perayaan Lebaran identik dengan mengenakan baju baru. Padahal yang disyariatkan adalah baju yang terbaik dan bersih. Bila memungkinkan edukasi diri kita maupun keluarga kita bahwa ber-Lebaran tidak harus membeli baju yang baru, karena baju yang lama pun bisa jadi masih ada yang bagus-bagus. Karena pada hakekatnya ber-Lebaran adalah hatinya yang bersih dan baik setelah sekian lama berpuasa.

Cobalah untuk mengiming-imingi anak dan keluarga kita, bahwa dengan tidak perlu membeli baju baru maka keluarga Anda akan dapat menghemat dana sekian banyak, dan tentunya dana tersebut bisa dialokasikan untuk keperluan lainnya, seperti untuk jajan ataupun anak Anda akan mendapatkan angpau lebih banyak dari orangtuanya. Namun bila memang membeli baju baru menjadi sesuatu hal yang tidak terelakkan, maka alokasikan dananya dari THR yang Anda terima secara bijak.

6. Ongkos Mudik

Bagi mereka yang akan mudik ke kampung halaman, tentu harus menyediakan dana yang mencukupi untuk pos pengeluaran yang satu ini. Karena bisa jadi, justru dana kita akan paling banyak keluar untuk kebutuhan ongkos mudik ini. Termasuk, di dalamnya kita harus mengalokasikan dana untuk perjalanan pulang kembali ke tempat aktivitas kita setelah pulang kampung.

Jangan sampai karena terlalu bersemangat dalam membelanjakan uang di kampung halaman, kita jadi kesulitan untuk kembali pulang karena dananya sudah habis duluan. Bahkan bagi mereka yang tinggal di kota yang sama dengan orangtuanya, sehingga tidak ada istilah mudik, dana transportasi ini akan menjadi cukup besar karena mereka harus bersilaturahmi ke banyak tempat dan rumah saudaranya.
PREV NEXT