Tradisi-tradisi Lebaran Unik Umat Muslim di Berbagai Negara

Jumat, 17 Jul 2015 | 03.59 WIB

Tradisi-tradisi Lebaran Unik Umat Muslim di Berbagai Negara

Foto: centroOne/Reuters


Centroone.com - Datangnya Idul Fitri selalu disambut meriah oleh umat Muslim di seantero dunia.

Berbagai tradisi unik menyambut Lebaran pun dilakoni umat Muslim secara berbeda di berbagai negara. Ada yang biasa membeli baju Lebaran, menyiapkan makanan khas Hari Raya, dan masih banyak lagi.

Penasaran? Yuk, simak tradisi lebaran unik yang biasa dijalani umat Muslim untuk menyambut Hari Kemenangan dari berbagai negara.

Tunisia

Umat Islam Tunisia merayakan Idul Fitri selama tiga hari dengan persiapan selama beberapa hari sebelumnya. Masyarakat Tunisia membuat biskuit spesial untuk diberikan kepada keluarga dan teman-teman mereka, termasuk Baklawa dan beberapa jenis kaak, yaitu makanan asli Pakistan yang berbentuk roti keras.

Para lelaki akan berangkat ke masjid lebih dulu, sedangkan para perempuan boleh ikut bersama mereka atau tinggal di rumah. Di rumah mereka mempersiapkan rumah untuk perayaan dengan meletakkan pakaian dan mainan baru untuk anak-anak mereka. Setelah itu, mempersiapkan makan siang di rumah keluarga besar. Biasanya makan siang dilaksanakan di rumah orang yang dituakan.

Membagi-bagikan kado adalah bagian dari tradisi. Berbagai hidangan disajikan. Setiap keluarga saling mengunjungi sanak family. Biasanya anak-anak menemani ayah mereka untuk berkunjung ke paman, bibi, kakek, dan nenek serta teman-teman mereka untuk mengucapkan selamat Hari Raya. Mereka akan ditawari minuman dan kue-kue. Para wanita dan beberapa anak tinggal di rumah untuk menyambut para keluarga yang datang berkunjung ke rumah dan mengucapkan selamat Idul Fitri.

Afrika Selatan

Di kota Cape Town, Afrika Selatan, sebagian kaum Muslim akan berkumpul di Green Point pada malam hari di akhir Ramadan untuk mengamati bulan. Mereka berasal dari tokoh-tokoh Islam di wilayah itu. Setelah mengamati bula, maka mereka akan mengumumkan 1 Syawal sebagai Hari Raya Idul Fitri.

Setelah shalat Ied, kaum Muslim saling mengunjungi sanak saudara dan tetangga. Anak-anak memperoleh hadiah dan uang dari yang lebih tua, baik orangtua, tetangga, maupun famili yang lain. Kebanyakan orang memakai pakaian baru dengan warna-warna cerah. Biskuit, kue, samosa, kacang, dan kue tart disuguhkan untuk tamu di rumah. Makan siang dilaksanakan bersama sekelompok besar keluarga di satu tempat.
NEXT