Cara Tepat Menentukan Investasi Bagi Anda Si Pemboros

Sabtu, 11 Jul 2015 | 11.44 WIB

Cara Tepat Menentukan Investasi Bagi Anda Si Pemboros

Foto: centroOne/Istimewa


Centroone.com - Anda yang mempunyai sifat boros sehingga susah menabung, yuk coba intip jenis investasi apa yang cocok buat karakter Anda ini.

Perencana Keuangan MRE Financial & Business Advisory Jakarta, Andy Nugroho akan membimbing Anda untuk mencari tahu jenis investasi apa yang cocok bagi Anda yang boros atau mementingkan gaya hidup ketimbang memikirkan investasi jangka panjang.

Andy menuturkan, bagi mereka yang memiliki kesulitan dalam mengelola keuangannya dan lebih spesifik lagi menjadi cenderung boros dalam membelanjakan penghasilannya, maka inilah cara yang tepat:

1. Mengubah Mindset

Berusaha semaksimal mungkin untuk terlebih dulu mengubah mindset dan pola dalam membelanjakan uangnya dari yang sebelumnya cenderung boros, untuk kemudian bisa lebih bijak. Alasannya adalah, karena sebagus apapun produk investasi yang dimasuki ataupun segigih apapun ia berusaha berinvestasi, bila ia masih terus memelihara sifat boros tersebut maka cepat atau lambat investasi yang dimiliki akan terambil juga untuk memenuhi hasrat konsumtifnya, atau bisa jadi porsi untuk berinvestasi menjadi tidak teralokasikan lagi. Jadi sebenarnya yang lebih utama adalah bagaimana kita bisa mengubah kebiasaan kurang baik ini dulu, dan tentunya sambil berjalan paralel kita harus mulai untuk berinvestasi sejak sekarang.

2. Investasi Produk Keuangan

Sambil berusaha mengubah mindset tersebut yang bisa jadi membutuhkan waktu dan pembiasaan cukup lama, maka mulailah untuk berinvestasi pada produk-produk keuangan yang dapat secara otomatis memaksa kita menyisihkan sejumlah uang untuk diinvestasikan dengan mekanisme auto - debet dari tabungan kita. Jadi semisal kita mendapatkan uang gaji tiap bulannya, maka mintalah pihak bank ataupun lembaga keuangan tempat kita akan menaruh investasi kita agar mendebetnya paling telat sehari setelah tanggal pembayaran gaji. Tujuannya adalah agar segera setelah gaji tersebut kita terima, maka ada sebagian dana yang 'diamankan' ke dalam instrumen investasi. Produk-produk yang memungkinkan untuk mekanisme seperti ini bisa berupa Reksadana ataupun dana pensiun, ataupun tabungan pendidikan.

NEXT