Sekretaris Pribadi Ratu Atut Dijemput Paksa KPK

Jumat, 29 Mei 2015 | 16.01 WIB

Sekretaris Pribadi Ratu Atut Dijemput Paksa KPK

Ratu Atut Di Persidangan (ANTARA)


CENTROONE.COM - Sekretaris pribadi mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah bernama Siti Halimah alias Iim kembali dijemput paksa pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jumat (29/5/2015). Iim akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk kasus dugaan pemerasan terkait pengadaan alat kesehatan di Provinsi Banten dengan tersangka Ratu Atut Chosiyah .

Iim tiba di Gedung KPK pada pagi hari dengan didampingi satu orang satuan pengamanan (Satpam) wanita, Wanita yang mengenakan batik dan kerudung cokelat itu terlihat turun dari mobil tahanan KPK. Iim memilih merangsuk ke dalam Gedung KPK dan tak mau memberikan keterangan apapun kepada awak media. "Dia akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka RAC (Ratu Atut Chosyiah)," ucap Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha.

Penyidik KPK juga memanggil sejumlah saksi untuk kasus tersebut. Mereka yakni, Dian Hermawati selaku PNS Dinkes Bidang Yankes Provinsi Banten, Ajat Drajat Ahmad Putra selaku Wakil Direktur Pelayanan RSUD Provinsi Banten, mantan kepala dinas kesehatan pemprov Banten Djaja Budi Suharja, Jana Sunawati selaku kepala bidang pelayanan RSUD Banten.

Selain itu, Alinda Agustine Quintasari selaku sespri Gubernur Banten, Rafei alias Sirap selaku supir, Esih selaku pembantu rumah tangga, Eneng Sumiyati alias Sumi selaku pembantu rumah tangga Atut, Riza Martina selaku mantan ajudan Atut. Sejumlah saksi asal swasta juga dipanggil penyidik KPK. Mereka yakni Yuni Astuti selaku pemilik PT Java Medica, Yayah Rodiah, Santi Rahayu, Yusuf Supriyadi, Ade Soefian Kurnia.


NEXT