SGU IFSA Digelar Online Sepenuhnya

Kamis, 09 Apr 2020 | 15.00 WIB

SGU IFSA Digelar Online Sepenuhnya

Dr. Hery Sutanto, M.Si selaku ketua dari IFSA 2.0 (SGU)


Centroone.com - Perhelatan  “Indonesian Fun Science Award 2.0” oleh fakultas Life Sciences & Technology, Swiss German University tahun ini digelar secara online sepenuhnya.

Mengusung tema “Fun Horizon of Scientific Research” IFSA digelar untu menumbuhkan rasa “ingin tahu” dan “ingin mencoba” pada generasi muda khususnya pelajar SMA dan Sederajat di semua jurusan (IPA, IPS, Bahasa, dan sebagainya).  

“Berbeda dengan kemeriahan tahun lalu, kompetisi IFSA 2.0 kali ini kami lakukan dengan cara sepenuhnya online, tentunya tanpa mengurangi sedikitpun kualitas dari content scientific terlihat dari keseriusan panitia yang sebagian besar merupakan dosen-dosen terbaik kami. " ujar Dr. Hery Sutanto, M.Si selaku ketua dari IFSA 2.0 

Sejak awal dibuka Januari lalu, animo dari para peserta untuk mengikuti kompetisi penelitian ini begitu tinggi. Saat ini, IFSA 2.0 telah memasuki tahap penentuan  5 besar dari 20 finalis. Penentuan dinilai berdasarkan judul penelitan yang memiliki unsur lucu dan menarik, terstruktur, serta memiliki tujuan atau hasil bermanfaat yang informatif.

Sebagai contoh judul dari 20 finalis tersebut diantaranya, “Pemanfaatan Aplikasi Tiktok Sebagai Mood Booster”, “Hubungan Antara Jidat Nonong (Jenong) Dengan Kepintaran Siswa”, “Efek Dukungan Suporter Lawan Jenis Terhadap Performa Berolahraga”, dan “Meneruskan Nyanyian Saat Teman Bernyanyi”. Topik-topik penelitian tersebut merupakan empat dari 20 finalis yang telah dipilih dari seluruh peserta yang berasal dari seluruh Indonesia.

Walaupun terdengar lucu dan “iseng”, namun penelitian-penelitian tersebut dieksekusi dengan mengikuti kaidah-kaidah metodologi riset terstruktur dan ditulis dengan dasar-dasar ilmu yang sangat baik. 

"Selain itu, diharapkan kegiatan perlombaan online ini tetap menjadi hiburan bagi masyarakat disaat periode social/physical distancing karena babak final nanti akan kami siarkan live dari Youtube,” tambah Dr. Hery 

Peserta yang berhasil memenangkan kompetisi, akan diberikan beasiswa berkuliah di SGU selama 4 tahun.   Sayangnya untuk tahun ini, ditengah pandemik Covid-19 yang sedang melanda sebagian besar belahan dunia, panitia memutuskan untuk tidak memberangkatkan pemenang ke  Jerman seperti yang sudah dinikmati oleh SMA Negri 1 Medan sebagai pemenang IFSA tahun lalu.

Sebagai gantinya, hadiah akan diganti dalam bentuk lain yang senilai dengan paket biaya keberangkatan ke Jerman.  by