Donasi 80 Ton Alkes Tiba di Indonesia

Selasa, 07 Apr 2020 | 18.00 WIB

Donasi 80 Ton Alkes Tiba di Indonesia

penyerahan donasi alat kesehatan (istimewa)


Centroone.com - Sektor industri melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia kembali mendatangkan donasi alat kesehatan untuk penanganan covid-19.  

Bantuan peralatan kesehatan seberat tak kurang dari 80 ton berupa 100 unit alat bantu pernapasan (ventilator), masing-masing 75.000 alat pelindung diri dan kaca mata pelindung, berikut 20.000 masker N95 tiba dari Guangzhou, Tiongkok, dengan pesawat Garuda Indonesia. 

“Tenaga medis dan jajaran pelayanan publik adalah lini terdepan penanganan virus yang penyebarannya cepat ini. Itu sebabnya donasi lintas perusahaan berbentuk peralatan, yang kami prioritaskan untuk membantu mereka,” ujar Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto saat menyerahkan secara simbolik donasi tersebut kepada Tzu Chi yang akan meneruskannya kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana di Tzu Chi Center Tower, Jakarta Utara.

Turut hadir dalam penyerahan, perwakilan donatur dari Astra International, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Djarum, dan Agung Sedayu Group. Sesuai protokol pembatasan fisik, jumpa pers berlangsung dalam bentuk konferensi video.

Ketua Umum KADIN, Rosan Roeslani berharap, donasi lintas perusahaan bertajuk Pengusaha Peduli NKRI ini dapat menggalang bantuan senilai tak kurang dari Rp500 miliar, di mana perkembangan donasi, menurutnya, secara berkala dilaporkan kepada Presiden RI. 

Sementara pengalokasiannya menjadi kewenangan BNPB dan Kementerian Kesehatan. “Penyerahan kami lakukan secara bertahap, sehingga kesempatan bagi perusahaan lainnya yang ingin bergabung tetap terbuka lebar,” ujar Rosan Roeslani. 

Dalam rangkaian donasi, kontribusi datang dari Sinar Mas, Djarum, Indofood, Astra International,  Agung Sedayu, Artha Graha Peduli Foundation, Panin Group, Ciputra Group, Jhonlin Group, ADR Group, PT Puradelta Lestari Tbk, Bund Center Shanghai, Summarecon Agung, Triputra Group, Fajar Surya Wisesa Tbk., Erajaya Group, Mulia Group, PT Inti Sumber Bajasakti, PT Bina Karya Prima,


Selain itu juga ada PT Setiawan Dwi Tunggal, Sungai Budi Group, PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi, PT Union Sampoerna Triputra, First Resources Ltd., Garudafood, Rajawali Corporation, Nutrifood Indonesia, PT Samudra Marine Indonesia, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Li Realty Pertiwi, PT Sinde Budi Sentosa, Evelina Setiawan, PT Embossindo Utama, Mandiri Group, serta Cerestar Group.  by