Pemkot Surabaya Perbanyak Ruang Isolasi dan Bilik Sterilisasi

Kamis, 26 Mar 2020 | 12.00 WIB

Pemkot Surabaya Perbanyak Ruang Isolasi dan Bilik Sterilisasi

bilik sterilisasi di Surabaya (pemkotsurabaya)


Centroone.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meningkatkan usaha untuk menekan penyebaran covid-19. 

Koordinator Protokol Kesehatan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, selain masif melakukan penyemprotan disinfektan, pembagian hand sanitizer gratis dan pemasangan bilik sterilisasi, Pemkot Surabaya juga menyiapkan ruang isolasi bagi ODP dan PDP.

“Kalau kemarinnya kita hanya menyiapkan ruang isolasi bagi ODP, tapi sekarang kita siapkan juga ruang isolasi bagi PDP. 100 ruang isolasi bagi ODP dan 30 ruang isolasi bagi PDP, ini gedungnya beda, bukan satu lokasi,” kata Feny- sapaan Febria Rachmanita, Rabu (25/03/2020).

Menurut Feny, 130 ruang isolasi itu sudah siap semuanya, hanya tinggal menambahi beberapa fasilitas di dalamnya. Ia juga memastikan bahwa tim medis juga sudah dipersiapkan untuk merawat warga yang akan diisolasi itu. “Jadi, kita sudah persiapkan semuanya,” kata dia.

Selain ruang isolasi yang disiapkan pemkot, Feny juga menjelaskan bahwa sekitar 15 rumah sakit rujukan di Surabaya juga menyiapkan ruang isolasi khusus. Masing-masing rumah sakit memiliki satu hingga dua ruang isolasi dan ruang isolasi ini hanya dikhususkan bagi PDP.

“Paling banyak (ruang isolasi) berada RSU dr. Soetomo Surabaya ada delapan. Kalau di RSUD BDH (Bhakti Dharma Husada) Surabaya ada satu, sedangkan RSUD Soewandhie ada dua. Tetapi kemarin RSUD Soewandhie direnovasi, jadi selesainya minggu depan,” ungkapnya.

Sementara itu-  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga terus memperbanyak pembuatan bilik sterilisasi ini.  Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Robben Rico memastikan bahwa pihaknya terus memperbanyak pembuatan bilik sterilisasi.

Bahkan, setiap hari rata-rata bisa membikin 10-20 unit bilik sterilisasi atau bahkan bisa lebih. “Nanti harapannya sampai tingkat kelurahan bisa kita sentuh, bisa kita letakkan bilik sterilisasi ini,” kata Robben seusai mengikuti Wali Kota Risma sidak lokasi-lokasi bilik sterilisasi, Rabu (25/3/2020).

Menurut Robben, bilik sterilisasi ini ternyata lebih efektif dibanding mengerahkan banyak orang untuk menyemprotkan disinfektan setiap harinya. Makanya, nanti bilik sterilisasi ini akan dipasang di tempat-tempat yang ramai dan banyak dikunjungi orang. “Harapan kami, warga nanti bisa lebih aktif untuk mensterilkan diri mereka masing-masing,” kata dia. bbs