Red Hat OpenShift Container Storage 4 Rilis Untuk Umum

Rabu, 19 Feb 2020 | 14.00 WIB

Red Hat OpenShift Container Storage 4 Rilis Untuk Umum

ilustrasi (RedHat)



Centroone.com - Red Hat, Inc mengumumkan ketersediaan umum dari Red Hat OpenShift Container Storage 4 yang menghadirkan pengalaman multicloud yang terintegrasi bagi pengguna Red Hat OpenShift Container Platform.

Disempurnakan oleh Multi-Cloud Object Gateway yang berasal dari akuisisi NooBaa oleh Red Hat pada tahun 2018, Red Hat OpenShift Container Storage 4 menawarkan abstraksi dan fleksibilitas yang lebih besar sehingga pelanggan memiliki kebebasan untuk memilih layanan data lintas cloud publik yang berbeda sambil terus beroperasi dari control plane terpadu berbasis Kubernetes untuk aplikasi dan penyimpanan. 

“Seiring pasar penyimpanan container terus berkembang pesat, Red Hat OpenShift Container Storage 4 menghadirkan solusi untuk tantangan terbesar yang dihadapi pelanggan saat ini. Integrasi dengan Rook.io Operator semakin mengedepankan kami menuju visi industri yaitu suatu layanan penyimpanan yang sepenuhnya terkelola secara mandiri dengan kemampuan  pemulihan otonom yang dihadirkan melalui Kubernetes.” kata  Ranga Rangachari, Vice President and General Manager, Storage, Red Hat.

Bagi para pengembang yang membangun aplikasi cloud-native atau tengah mengangkat dan memindahkan aplikasi lawas, Red Hat OpenShift Container Storage 4 membantu mempercepat alur kerja pengembangan aplikasi melalui pengoptimalan dengan Red Hat OpenShift Container Platform. Ini memungkinkan pengembang untuk secara dinamis menyediakan penyimpanan mereka sendiri dari dalam platform tanpa memerlukan keahlian penyimpanan.  

Sementara itu melalui Multi-Cloud Object Gateway, pengembang dapat berbagi dan mengakses data aplikasi yang sensitif dengan cara yang lebih aman dan tepat di beragam lokasi geografis dan platform. Berbasis Red Hat Ceph Storage, Red Hat OpenShift Container Storage 4 memberikan pengguna skalabilitas dan peningkatan keamanan yang diperlukan untuk beban kerja baru lintas lingkungan multicloud, seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), pembelajaran mesin (machine learning/ML), SQL, NoSQL dan beban kerja dengan data yang intensif lainnya. 

Red Hat juga mengumumkan Red Hat OpenShift Container Platform 4.3, versi terbaru dari platform Kubernetes enterprise yang paling komprehensif di industri. Versi terbaru dari Red Hat OpenShift Container Platform menghadirkan beberapa kemampuan keamanan baru, termasuk enkripsi yang sesuai dengan FIPS (Federal Information Processing Standard) (FIPS 140-2 Level 1) dan enkripsi datastore etcd yang memberikan perlindungan tambahan untuk data-data rahasia saat tidak digunakan.  

“Red Hat mengintegrasikan layanan penyimpanannya yang persisten sebagai prioritas ke dalam OpenShift Container Platform, yang memungkinkan pelanggan untuk mengembangkan teknologi aplikasi generasi berikutnya dengan penyimpanan yang intensif berdasarkan keberhasilan penyebaran enterprise selama bertahun-tahun. Red Hat OpenShift Container Storage sangat berpotensi untuk menjadi opsi penyimpanan pilihan bagi para pelanggan OpenShift.” tukas Eric Sheppard, Research Vice President, Infrastructure Platforms and Technologies Group, IDC.  by