Dipercaya Pimpin Shell Indonesia, Dian Andyasuri Catatkan Sejarah

Senin, 20 Jan 2020 | 14.00 WIB

Dipercaya Pimpin Shell Indonesia, Dian Andyasuri Catatkan Sejarah

Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia Dian Andyasuri (ShellIndonesia)


Centroone.com - Shell Indonesia punya pemimpin baru. Dian Andyasuri baru saja ditunjuk sebagai Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia , menggantikan Darwin Silalahi.   

Dian adalah wanita Indonesia pertama yang memegang posisi Direktur Pelumas di Shell Indonesia, dan kini ia kembali menjadi wanita Indonesia pertama yang ditunjuk untuk memimpin Shell Indonesia. 

Darwin Silalahi sendiri kini akan bertindak sebagai Presiden Komisaris Shell Indonesia.  Selain sebagai Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia,  Dian juga tetap memegang peranannya sebagai Direktur Shell Lubricants Indonesia. 

“Saya sadar akan tantangan memimpin di organisasi kelas dunia seperti Shell, namun saya bertekad untuk melanjutkan kinerja baik  ynag selama ini  telah ditunjukan oleh Shell Indonesia. Saya juga optimis Shell di Indonesia akan terus tumbuh dan menjadi perusahaan energi kelas dunia yang semakin kuat dan dapat terus memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan dan pembangunan di Indonesia,” kata Dian.

Dian mengawali karirnya di Shell pada tahun 2008 sebagai General Manager Keuangan untuk bisnis Ritel, sebelum pindah ke Singapura dan bergabung dengan grup Shell Global Downstream Strategy and Consultancy (Strategi dan Konsultasi Hilir Shell Global) selama 3,5 tahun. Pada Juni 2014, Dian kembali ke Indonesia dan ditunjuk sebagai Vice President Marketing untuk Shell Lubricants Indonesia yang memimpin kegiatan pemasaran pelumas, pengembangan Route-to-Market/Indirect Channel Excellence dan penjualan serta kegiatan operasional. 

Pada Januari 2016, Dian dipercaya menempati posisi Direktur Pelumas untuk Indonesia, memimpin tim berkinerja tinggi dan berhasil mendorong pertumbuhan bisnis.  Sebelum bergabung dengan Shell, Dian memiliki 15 tahun pengalaman termasuk di kancah global, menjalankan berbagai peran di Eropa, Amerika Serikat, dan Australia.  by