Layanan Dipersonalisasi, Privasi Data Diharapkan Tetap Terjaga

Sabtu, 11 Jan 2020 | 07.00 WIB

Layanan Dipersonalisasi, Privasi Data Diharapkan Tetap Terjaga

ilustrasi (Dassault Système)



Centroone.com - Survei Dassault Systèmes dalam kemitraan dengan perusahaan riset pasar independen CITE Research menyebutkan Industri memiliki peluang untuk secara jelas mendefinisikan personalisasi. Sementara - konsumen memiliki definisi beragam mengenai personalisasi. 

Lebih dari 50% konsumen mendefinisikannya sebagai produk/layanan yang mereka kustomisasi/sesuaikan sebelum membeli, dan sebagai produk/layanan yang dipilih dari daftar opsi, serta sebagai produk/layanan yang dibuat berdasarkan data pribadi.

Sedangkan 63% konsumen yang cepat mengadopsi teknologi baru mendefinisikan personalisasi sebagai produk/layanan yang dibuat berdasarkan data pribadi.

Dengan personalisasi identik dengan privasi data, hal itu jadi fokus besar bagi konsumen (96 persen).  Sebagian besar konsumen hanya akan membagikan data yang mereka setujui untuk mendapatkan personalisasi, namun data anonim akan membuat 6 dari 10 responden lebih bersedia untuk berbagi data. 

Sementara itu, sebanyak 88% konsumen akan menghentikan layanan dipersonalisasi yang bermanfaat jika mereka tidak yakin dengan cara pengelolaan data mereka. Bagi 68% responden, permintaan konsumen akan mengarah pada perlindungan data.

Survei Dassault Systèmes juga mengungkapkan kecerdasan buatan, 5G, dan asisten rumah diperlukan untuk personalisasi. Sekitar setengah dari konsumen berpikir bahwa 5G, khususnya, sangat diperlukan untuk mendukung personalisasi di bidang layanan kesehatan, sementara teknologi-teknologi tersebut dipandang kurang vital di bidang ritel. by