Hidup Lebih Sehat, Kenali Jenis Nyeri dan Pain Management

Jumat, 06 Sep 2019 | 14.00 WIB

Hidup Lebih Sehat, Kenali Jenis Nyeri dan Pain Management

ilustrasi (pixabay)


Centroone.com - Rasa nyeri dapat mengganggu istirahat, pekerjaan, aktivitas rutin, bahkan mengacaukan momen penting bersama keluarga dan teman. Sensasi tidak menyenangkan ini terjadi akibat cedera atau gangguan otot pada jaringan tubuh,berlanjut pada reaksi fisik dan emosional. Meski terkadang rasa sakit juga muncul untuk melindungi tubuh dari bahaya. 

Nyeri biasanya diklasifikasikan menjadi nyeri akut dan kronis. Nyeri akut adalah reaksi tubuh yang wajar terhadap cedera sebagai sistem peringatan dini saat cedera terjadi. Rasa sakit pada nyeri akut ini tidak berlangsung lama.Sementara rasa sakit pada nyeri kronis bertahan lebih lama, bisa berminggu-minggu atau berbulan-bulan. 

Upaya pengobatan rasa nyeri bervariasi, tergantung penyebab dan kondisi kesehatan seseorang.  “Oleh sebab itu perlu pemahaman yang lengkap terhadap jenis-jenis nyeri, klasifikasi serta pemahaman yang komprehensif tentang bagaimana pain management berdasarkan bukti empiris dari hasil penelitian atau evidence based, sehingga penanganannya bisa  efektif,” ujar Moh. Ali Imron, Ketua Umum Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI). 

Ali mengatakan dengan pain management yang benar maka nyeri dapat berkurang dan bahkan hilang. Sehingga kualitas hidup seseorang dapat meningkat. Salah satu metode yang populer dan sudah terbukti secara ilmiah adalah penggunaan modalitas yang disebut dengan transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS).

“Salah satu keunggulan TENS adalah alat ini sangat cocok bagi masyarakat yang cenderung berada dalam aktivitas tinggi di pekerjaannya atau secara sosial yang tetap ingin beraktivitas terus-menerus, meski tubuhnya dilanda rasa nyeri. TENS yang portabel sangat membantu dalam mengatasi rasa sakit tanpa mengurangi intensitas aktivitas", kata Moh. Ali Imron.

Terapi ini disebut juga terapi electrothermal karena menggunakan stimulasi listrik untuk meredakan rasa sakit dalam jangka pendek. 

"Sejalan dengan itu, studi menyatakan intensitas stimulasi pada titik nyeri adalah faktor yang sangat penting untuk mendapatkan efektivitas TENS, selain bahwa alat ini aman, terjangkau harganya, dan bisa digunakan bersama dengan perawatan nyeri lainnya." tambahnya lagi. by