Surabaya Tuan Rumah Ke 6, Daihatsu Astec Open 2019 Naik Level

Jumat, 27 Sep 2019 | 16.00 WIB

Surabaya Tuan Rumah Ke 6, Daihatsu Astec Open 2019 Naik Level

(kiri-kanan) Bachrul Amiq (Ketua Panitia Daihatsu Astec Open Surabaya), Viyanthi Silvana, (Manager Communication PT Frisian Flag Indonesia), Amelia Tjandra (Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor) dan Alan Budikusuma (Pendiri Astec), bersama Hendrayadi Lastiyoso (Domestic Marketing dan CR Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation), serta Tunjung Pramusinto (Regional Head Jawa Timur-Bali PT Astra International Daihatsu Sales Operation) (Centroone)



Centroone.com - Turnamen Bulutangkis tahunan Daihatsu Astec Open kembali digelar.  Untuk tahun 2019, turnamen yang sudah memasuki perhelatan keempat sejak 2016 lalu ini naik "kelas" menjadi turnamen Internasional.    

Dengan level turnamen yang baru - para peserta yang mengikuti turnamen gelaran Daihatsu,  Alan Susi Technology (Astec) serta Frisian Flag punya  memperbesar peluang untuk masuk seleksi Pelatnas (Pemusatan Latihan Nasional) dan berpeluang meningkatkan poin resmi yang terdaftar dan diakui oleh federasi bulu tangkis tingkat dunia, yaitu BWF (Badminton World Federation) serta BAC (Badminton Asia Confederation).   

Secara umum, turnamen Daihatsu ASTEC Open 2019 dibagi menjadi beberapa kategori pemenang berdasarkan umur, dimulai dari U-13, U-15, U-17, U-19, Dewasa dan Veteran.   Kota Surabaya sendiri menjadi tuan rumah keenamm ,dengan rangkaian turnamen digelar  akan digelar pada 9 = 14 Oktober 2019 di GOR Bulutangkis Soedirman, Surabaya, Jawa Timur. 

"Di 2019 ini, kejuaraan naik level dari nasional menjadi internasional. PBVSI ingin mencari pemain terbaik di seluruh indonesia untuk bisa mewakili indonesia di kejuaraan internasional seperti Asia Junior, Olympic Youth, dan kejuaraan dunia Junior, yang tahun ini tengah berlangsung di Rusia. " ujar Alan Budikusuma, legenda Bulutangkis Indonesia yang pendiri Astec. 

Surabaya sendiri terpilih menjadi tuan rumah tanpa alasan. Banyak bibit pemain bulutangkis unggulan muncul dari Surabaya.  " Tujuannya untuk mencari kader atau bibit pemain terbaik di provinsi Jatim terutama Surabaya. " tambah Alan Budikusuma lagi.  

Rangkaian turnamen sendiri digelar sejak bulan Maret dan berakhir bulan November nanti di 7 kota besar di Indonesia dan terdaftar dalam agenda Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).  Sejak diselenggarakan pada awal tahun di Medan, Balikpapan, Bandung, Jogjakarta, dan Makassar, telah tercatat lebih dari 4.300 peserta yang mendaftar pada turnamen ini.  Turnamen ini sendiri ditargetkan diikuti sekitar 5200an peserta.   Turnamen final bakal digelar di Jakarta. 

"Ini adalah komitmen kami mendukung bulutangkis, tidak hanya di level profesional tapi juga bibit-bibit dan bakat-bakat bulutangkis di masa mendatang.   Di tahun 2019  ini ditingkatkan kualitasnya.  Antusiasme Surabaya tidak kalah dari kota sebelumnya. Sementara Surabaya yang daftar sudah 600 peserta.  " tukas Hendrayadi Lastiyoso,  Domestic Marketing dan CR Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation.  

Selain menggelar pertandingan, turnamen ini juga mengadakan Coaching Clinic yang langsung melibatkan Alan dan Susy sebagai pembicara.  " TIdak ada tujuan bisnis di program ini, kami tidak berbicara tentang jualan berapa di kegiatan ini. Kami ingin memberikan kontribusi positif pada perkembangan bulutangkis di Indonesia, dan setiap tahun kami selalu berusaha meningkatkan kualitas kejuaraan.  " tambah  Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor(ADM).  by