Menjaga Asupan Gizi-Kematangan Emosi Untuk Kebahagian Anak

Rabu, 18 Sep 2019 | 21.01 WIB

Menjaga Asupan Gizi-Kematangan Emosi Untuk Kebahagian Anak

Brand Executive Nestlé Lactogrow Pramudita Sarastri, Dokter Spesialis Anak Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K) dan Psikolog Elizabeth Santosa, M.Psi, Psi, SFP, ACC bersama salah satu peserta workshop Nestle Lactogrow. (Centroone)


Centroone.com - Mendukung anak tumbuh bahagia selain diperlukan kebutuhan gizi juga diperlukan pengembangan kematangan emosi anak. Membantu para orang tua belajar melakukan  pendekatan psikologis hingga cara menjaga kesehatan saluran cerna, Nestlé Lactogrow menghadirkan sejumlah pakar dalam workshop “Grow Happy Parenting.”  

Mengusung tema “Grow Happy Parenting: Happy from the Inside Out”, workshop ini digelar di 8 kota – termasuk Surabaya, pada Rabu, (18/09/2019).  “Tema ini dipilih karena kami percaya, agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, orang tua perlu memenuhi kebutuhan gizi dan membantu mengembangkan kematangan emosi anak.”  Ungkap Brand Executive Nestlé Lactogrow Pramudita Sarastri. 

Menurut Dokter Spesialis Anak Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K) penting bagi orang tua untuk memastikan makanan yang dikonsumsi bergizi seimbang dan mengandung probiotik agar membantu nutrisi dapat terserap dengan lebih baik.  

“Kesehatan saluran cerna mendukung tumbuh kembang anak agar optimal. Oleh karena itu Di antara sekian banyak probiotik, Lactobacillus reuteri merupakan salah satu jenis yang telah teruji secara klinis aman dan bermanfaat bagi tubuh. Pemberian probiotik dapat dilakukan melalui susu atau makanan yang difermentasi seperti tempe dan yoghurt.”tukas Dr.dr Ariani.  
 
Untuk nutrisi Nestlé Lactogrow juga turut mendukung tumbuh kembang anak Indonesia dengan menghadirkan susu yang diperkaya kalsium, 12 vitamin, minyak ikan, tujuh mineral dan omega 3 dan 6, serta mengandung probiotik Lactobacillus reuteri. Selain memastikan asupan nutrisi, orang tua juga harus memperhatikan kematangan emosi anak. 

 “Kematangan emosi dan kebahagiaan anak dapat dibantu dengan mempraktekkan perilaku positif, misalnya dengan mengajarkan kebiasaan bersyukur. Anak yang pintar bersyukur akan tumbuh menjadi sosok yang optimis, berempati tinggi, dan lebih bahagia. Orang tua juga sebaiknya rutin menghabiskan waktu dengan anak, misalnya berolahraga bersama, karena membiasakan gaya hidup aktif dapat meningkatkan kesehatan psikologis dan fisik.” Ujar Psikolog Elizabeth Santosa, M.Psi, Psi, SFP, ACC.  by