Syaikhul Islam Dinilai Paling Layak Pimpin Surabaya

Senin, 16 Sep 2019 | 14.00 WIB

Syaikhul Islam Dinilai Paling Layak Pimpin Surabaya

Syaikhul Islam (batik coklat) (Windhi/Centroone)


Centroone.com - Pesta akbar untuk memilih pemimpin Kota Surabaya akan dihelat pada 2020. Sejumlah nama mulai mucul untuk menggantikan wali kota yang saat ini dipimpin Tri Rismaharini. Salah satunya adalah Syaikhul Islam.

Setelah 10 tahun Risma berhasil menata infrastruktur kota, kini wali kota yang digadang gadang adalah sosok wali kota yang mampu mengisi humanisme penghuninya sebagai warga kota. Ini sejalan dengan konsep pembangunan Indonesia yang memprioritaskan kualitas SDM unggul.

Munculnya Syaikhul Islam, mendapat perhatian khusus dari Suko Widodo, pengamat dan pakar politik Unair. Menurutnya wali kota ke depan adalah harus orang yang memiliki pengetahuan agama dan humaniora.

Sosok seperti Syaikhul Islam yang berlatar belakang santri dinilai paling cocok menggantikan Risma, karena historis Surabaya yang dari dulu dikenal sebagai Kota Religius.

Pengamat Politik Universitas Airlangga tersebut menyebut, Surabaya dan Islam adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan sehingga tokoh Islami sangat layak memimpin Kota Pahlawan ini. "Surabaya itu kan dalam sejarahnya sebagai pintu pengembangan agama Islam sejak Walisongo. Dimana ada Sunan Ampel hingga ada Hari Pahlawan yang dipicu oleh gerakan resolusi jihad. Makanya  wali kotanya ya harus paham soal agama,” ujar dosen yang juga pakar politik Unair.

Sebagaimana diketahui, Syaikhul Islam adalah tokoh muda Partai Kebangkitan Bangsa yang berlatar belakang santri, putra kiai dan juga pada Pemilu 2019 aktivis NU ini meraih perolehan suara terbanyak untuk DPR RI Dapil I Surabaya-Sidoarjo.

Sementara Koordinator Semut Ijo Kota Surabaya H Mohammad Jamil menyebut, Syaikhul Islam adalah sosok yang tepat untuk memimpin Kota Surabaya ke depan. “Saya sebagai masyarakat Surabaya akan senang jika tokoh seperti Syaikhul Islam mau mengurus Kota Surabaya dan yakin akan lebih maju,” katanya.

Jamil juga menyebutkan bahwa anggota Semut Ijo yang berjumlah ribuan akan berusaha memenangkan tokoh yang saat ini masih menjabat sebagai anggota DPR RI. (windhi/by)